RADAR BOGOR - RSUD Kota Bogor terus berupaya meningkatkan managemen dan pengelolaan keuangannya. Salah satunya dengan mengimplementasikan Sistem Elektronik Badan Layanan Umum Daerah (E-BLUD).
Kepala Bidang Pengembangan Bisnis dan Mutu RSUD Kota Bogor, dr Armein Sjuhary Rowimenjelaskan, sistem E-BLUD dirancang berdasarkan SE 981/4092/KEUDA Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan BLUD.
Kemudian, permendagri 79/2018 Tentang BLUD dan kepmendagri 050/2020 tentang Pemutakhiran Klasifikasi, Kodefikasi, Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah.
"Sistem ini digunakan untuk mengawal tata kelola pengelolaan keuangan BLUD di RSUD Kota Bogor yang terdiri atas anggaran, penatausahaan, dan pertanggungjawaban," ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis (23/1/2025).
Sistem ini juga terintegrasi dengan Aplikasi Keuangan daerah (SIK) yang digunakan untuk pengelolaan keuangan Pemeritah Daerah, Aplikasi Rumah Sakit (SIMRS), Aplikasi Aset, Aplikasi Persediaan dan Aplikasi keuangan APBN.
Penerapan E-BLUD pun memungkinkan setiap transaksi keuangan tercatat secara digital. Hal ini penting untuk meminimalkan potensi kesalahan dan meningkatkan efisiensi.
"Dengan E-BLUD, RSUD Kota Bogor dapat memantau arus kas secara real-time, memastikan setiap anggaran digunakan dengan tepat, dan memberikan laporan yang lebih transparan kepada semua pihak terkait," ucap Armein.
Implementasi E-BLUD disebut sebagai langkah strategis yang tidak hanya bertujuan untuk memastikan pengelolaan keuangan yang lebih akuntabel, tetapi juga dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan rumah sakit.
Dengan adanya sistem anggaran yang lebih terstruktur, maka tim manajemen dan staf dapat bekerja secara lebih efektif dalam melaksanakan tugas mereka.
Hal ini diharapkan akan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan kepada pasien dan akses layanan yang lebih mudah.
Implementasi E-BLUD ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, yang mengapresiasi komitmen rumah sakit dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
"Ke depan, rumah sakit berencana untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan agar sistem ini dapat berjalan semakin optimal," ungkap Armein.
Kehadiran sistem ini dipandang Armein membuat RSUD Kota Bogor optimis dapat memberikan pelayanan yang lebih transparan, efisien, dan berkualitas, demi mewujudkan kepercayaan masyarakat serta memenuhi standar pelayanan kesehatan yang lebih tinggi. (fat)
Editor : Yosep Awaludin