RADAR BOGOR - Dua Warga Negara Asing (WNA) diduga menggasak uang jutaan rupiah di agen BRILink di Jalan Cibeureum, Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Aksi pelaku yang terekam CCTV itu diduga berhasil memperdaya karyawan yang sedang berjaga.
Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Maman Firmansyah mengatakan aksi tersebut termasuk dugaan pidana penipuan dengan pura-pura menukar uang. Terduga pelaku WNA sampai saat ini belum diketahui identitasnya.
Kronologi WNA diduga tipu pegawai di Agen BRILink berawal pada Rabu (22/1/2025) pukul 15.15 WIB dua WNA datang untuk menukarkan dua uang pecahan Rp50 ribu ke satu uang Rp100 ribu.
Karyawan yang berjaga lalu mengeluarkan sejumlah uang Rp100 ribu yang salah satunya diberikan ke pelaku untuk transaksi penukaran.
"Setelah itu diserahkan lagi kepada korban dan memasukan kembali ke laci," katanya.
Namun pelaku malah masuk ke konter korban lalu dengan kecepatan tangan mengecoh korban dan mengambil uang di dalam laci. Uang itu dimasukkan ke dalam saku pelaku tanpa disadari korban lalu kabur.
"Setelah itu pelapor baru sadar dan mengecek uang yang berada di laci berkurang," ujarnya.
Sebelum kejadian uang di laci sebanyak Rp13.105.000 setelah dihitung ulang hanya ada Rp8.065.000. Pelaku mengambil uang sebesar Rp5.040.000.
Selama menjalani aksinya, satu pelaku lain berjaga di luar untuk memastikan tak ada orang yang masuk.
"Korban tadi sore baru lapor. Kami telah menerima laporan, mendatangi TKP, dan melaksanakan penyelidikan," ungkapnya.
Baca Juga: Rayakan Ulang Tahun di Istana Batu Tulis Bogor, Megawati Minta Kader PDIP Nurut Demi Kemajuan Partai
Menurutnya ini bukan kasus hipnotis, tetapi pelaku mengalihkan perhatian korban atau mengecoh, sehingga korban tak sadar duit di dalam laci diambil pelaku.
Pihaknya masih melakukan penyelidikan, menurutnya ini adalah kasus pertama selama dia menjabat. Dia masih mencari tahu apakah kejadian serupa pernah terjadi beberapa bulan sebelumnya.
"Saya masih pendalaman, selama saya jadi kapolsek selama 4 bulan baru kali ini terima laporan seperti ini," ungkapnya. (uma)