RADAR BOGOR - Kisah Hermawan, seorang kuli bangunan saat menceritakan pengalaman pilu tak dibayar mandor hingga terusir dari kontrakan sempat viral di media sosial.
Kini setelah kisahnya menjadi sorotan, bantuan berdatangan. Pak Hermawan bersama anak dan istrinya yang sempat tinggal di gudang bekas tahu kini menempati rumah kontrakan yang lebih layak.
Sebagaimana unggahan video di Instagram Partners In Goodness atau PING yang sebelumnya mengumpulkan donasi telah menyalurkannya kepada pria berusia 70 tahun itu.
Uang yang terkumpul kemudian diserahkan kepada Hermawan. Ia juga mendapat perlengkapan rumah seperti kasur, tv, lemari untuk tempat tinggal barunya. Selain itu sang istri juga mendapat perhiasan emas.
Hermawan dan istrinya terharu. Mereka terkejut mendapatkan rejeki yang tak terduga.
"Allah mengganti airmata yang selama ini terjatuh di mata Pak Hermawan dan istri dengan rejeki yang tak terkira," tulis PING di Instagram-nya.
Sebelumnya Hermawan (70) pada Sabtu (18/1/2025) lalu menyambangi Warung Nasi BARU (Bayar Seribu) di kawasan Suryakencana yang digagas Partners In Goodness atau PING.
Ia menangis karena ditipu mandor tempatnya bekerja sampai harus berjalan kaki dari Cibinong ke Kota Bogor hingga belum makan selama 2 hari.
Tak hanya itu Hermawan dan keluarganya sempat terusir dari kontrakannya karena tidak mampu membayar hingga harus tinggal di gudang bekas tahu di kawasan Bondongan, Kota Bogor.
Video kuli bangunan yang tak dibayar mandor sampai terusir dari kontrakan itu pun viral. Sampai Senin (27/1/2025) video tentang Pak Hermawan telah ditonton 26,4 juta lebih dan mendapat lebih dari 70 ribu komentar warganet.
Banyak yang terharu atas kisah yang dialami Hermawan bahkan ikut menangis.
Setelah itu, Hermawan diajak tinggal sementara di kantor Sekretariat PING untuk mendapatkan perawatan kesehatan sambil pihak PING mencarikan kontrakan baru yang lebih baik dan masih terjangkau.
Hermawan pun menyampaikan terima kasih atas bantuan dari para donatur serta pihak-pihak yang banyak membantunya termasuk PING.
Di sisi lain, kisah Pak Hermawan membuat konten kreator Willy Salim juga turut menyerahkan bantuan.
Editor : Eka Rahmawati