RADAR BOGOR - Program Studi (Prodi) Bio Kewirausahaan Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK) Bogor memanen ikan nila.
Ikan nila hasil budidaya menggunakan metode bioflok ini digelar pada Jumat (24/1/2025) di Kampus IBIK Bogor.
Ketua Program Studi Bio kewirausahaan IBIK Bogor, Angga Sulistiono mengatakan ini bagian dari program kewirausahaan yang sudah dijalankan beberapa bulan lalu. Saat itu mereka membudidayakan 2.400 ikan nila di beberapa kolam.
"Dalam proses perawatannya tentu ada pengurangan jumlah ikan. Saat ini diperkirakan sekitar 2-3 kwintal ikan nila yang di panen," katanya.
Hasil panen mereka dijual ke civitas akademika IBIK dengan harga Rp35 ribu per kilogram. Angga mengaku banyak yang sudah membeli dan memesan ikan nila tersebut.
"Kita sortir dulu tidak langsung panen semuanya jadi satu kolam dari tiga kolam. Panen pertama sekitar 100 kilogram yang dihasilkan," ujarnya.
Hasil penjualan mereka akan digunakan kembali untuk budidaya ikan nila. Ini merupakan program kewirausahaan mereka dan juga telah dilakukan ke beberapa sekolah yang menjadi mitra.
"Jadi ini adalah wadah untuk mahasiswa praktek bisnis bio kewirausahaan dengan ikut terjun dalam merawat ikan nila," ungkapnya.
Dia berharap siswa bisa memiliki pengalaman yang cukup untuk membuka bisnis sendiri setelah lulus. Selain itu program ini juga bisa menjadi alternatif dalam program ketahanan pangan nasional.
"Harapannya sebetulnya dengan adanya budidaya ikan nila dengan bioflok ini akan kemudian bisa diikuti oleh institusi lain. Kampus lain bisa mengikuti agar memiliki produk sendiri yang memberikan dampak ke masyarakat," jelasnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin