RADAR BOGOR - Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kota Bogor akan menggelar festival film pendek pada momen bulan suci Ramadan pada tahun ini.
Festival film pendek bertajuk "ICMI Islamic Film Festival" Kota Bogor ini digelar dalam rangkaian event Bogor ICMI Islamic Festival (BiiF).
Koordinator Festival Film Pendek ICMI Kota Bogor Sutopo menerangkan, festival film pendek ini dapat diikuti oleh seluruh masyarakat dari berbagai kalangan.
Bukan saja di Kota Bogor, namun juga luar Kota Bogor.
Tema film yang dilombakan pada kesempatan ini adalah toleransi, dengan narasi "Celebrate Life Together".
Para peserta dapat mengangkat kehidupan keberagaman di Indonesia.
"Pendaftaran sudah kami buka sejak awal Februari 2025 hingga tanggal 28 Februari 2025. Kemudian untuk upload filmnya kami beri waktu pada tanggal 1-10 Maret 2025. Sedangkan pengumuman pemenang akan kami selenggarakan di tanggal 16 Maret 2025," beber dia.
Untuk mendaftar, peserta bisa mengisi formulir online terlebih dahulu di link https://bit.ly/pendaftaranlombafilmpendekbif.
Kemudian mengupload video tersebut di media sosial Instagram dan mentag akun Instagram @biificmi dan menyertakan hastag #bifest2025 dan #festivalfilmpendekicmi2025.
Ketua Tim Juri, Reza Surianegara menjelaskan, terdapat 2 kategori lomba dalam ICMI Islamic Film Festival yakni untuk warga Kota Bogor dan Nasional (luar Kota Bogor).
Ia menyebut, kompetisi ini tidak membatasi pada karya yang berbasis alat yang mahal dan bagus. Namun juga bisa diikuti film yang dibuat menggunakan kamera handphone.
"Kami juga membebaskan genrenya. Boleh drama, cerita, dan lainnya," ujar dia.
Reza menerangkan, penilaian dalam festival film ini meliputi value (nilai), kreatifitas, dan teknik produksi, penyampaian pesan, kesesuaian tema, serta unsur artistik lainnya.
Panitia telah menyiapkan hadiah jutaan rupiah bagi pemenang dalam festival film ini.
Tak berhenti di situ, 10 karya terbaik juga akan dimasukkan ke dalam platform film berbayar Mocaas TV sehingga para peserta bisa mendapat penghasilan pasif.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga