RADAR BOGOR - Pemerintah Kota Bogor (Pemkot Bogor) sepakat mengalihkan duit yang semula dianggarkan untuk Makan Bergizi Gratis (MBG), untuk perbaikan sekolah rusak.
Hal itu menyusul intruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta anggaran makan bergizi gratis daerah, dialihkan untuk perbaikan fasilitas sekolah rusak. Sementara dana MBG tetap jadi beban pemerintah pusat.
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari menjelaskan, duit yang awalnya dianggarakan untuk membantu program makan bergizi gratis berasal dari pos Biaya Tak Terduga (BTT), dan besaran anggaran yang telah disisihkan itu mencapai Rp5 Miliar. Kini dialokasikan ke perbaikan sekolah rusak.
“Jadi kalau memang intruksinya begitu maka saya sangat sepakat untuk mengalihkannya ke perbaikan sekolah karena memang BTT tidak boleh di nol kan,” jelas Hery pada Radar Bogor, Jumat (14/2/2025).
Terlebih Hery menyebut bahwa memang di Kota Bogor sendiri masih banyak program prioritas yang belum teralisasi lantaran minim anggaran, dan salah satunya perbaikan sekolah.
Hery pun meyakini Wali Kota Bogor terpilih akan juga senafas dengan dirinya, untuk memfokuskan duit Rp5 Miliar dari BTT ke perbaikan sekolah.
“Sebab kang Dedi dalam visi misinya kemarin juga sangat memprioritaskan pendidikan termasuk pemenuhan Sarana dan Prasaran Sekolah saya kira beliau sangat setuju,” ujar Hery.
Seperti diketahui, pada tahun 2025 ini Kota Bogor hanya merencanakan perbaikan sekolah di lima lokasi saja, itupun semuanya hanya berfokus di jenjang pendidikan sekolah dasar.
Sebanyak 5 lokasi yang akan menjadi prioritas perbaikan sekolah Pemkot Bogor itu diantaranya, SDN Duta Pakuan, SDN Cimahpar 3, SDN Kencana 1, SDN Gang Aut, dan SDN Cimanggu 3.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga