RADAR BOGOR - Buat warga Kota Bogor yang lagi kelaparan, datang aja ke Jalan Achmad Adnawijaya No. 9C, Tegal Gundil, Kota Bogor. Di sana ada Rumah Makan Gratis.
Ya, di antara jejeran ruko di Jalan Achmad Adnawijaya, menyempil satu gerobak ala angkringan milik Rumah Makan Gratis yang menggratiskan semua makanannya.
Beberapa orang sudah menunggu-nunggu sejak pintu ruko di pinggir Jalan Pandu Raya itu dibuka. Mereka sudah hafal betul jadwal Rumah Makan Gratis itu beroperasi, yakni pukul 11.00 WIB.
Setelah aneka menu disusun di atas gerobak, meja dan kursi dirapikan, panggilan diserukan, orang-orang pun langsung mendekat di depan gerobak tersebut.
Perut yang keroncongan bakal langsung sirna dengan aneka menu makanan lezat di depan mata.
Noni Ayi pun tak segan langsung melayani orang-orang di depannya. Perempuan pebisnis ini menyendokkan nasi hangat ke atas nampan. Tangannya menyusuri sayuran dan lauk yang tersedia di atas gerobak.
Tak jarang, sembari menanyakan menu yang diinginkan para "pelanggan"nya itu. Kalau kurang, Noni justru menambahkan porsi item lainnya.
Para pelanggan itu bukanlah orang-orang yang akan memberinya keuntungan berupa uang pembayaran atas menu-menu makanan tersebut.
Ia malah tak menerima sepeser pun uang dari mereka. Semua makanan yang disajikannya itu boleh disantap secara cuma-cuma alias gratis!.
"Siapa saja boleh, tanpa harus pilah-pilih, makan di sini. Cukup bayar dengan doa," tutur Owner Rumah Makan Gratis Noni Ayi saat ditemui Radar Bogor, Jumat (14/2/2025).
Pengusaha produk kecantikan Kota Bogor ini memang sengaja membuka Rumah Makan Gratis di kawasan tersebut. Lokasinya tepat di sebelah toko sepatu AH Footwear.
Noni menyiapkan 150-200 porsi makanan setiap harinya. Namun, Rumah Makan Gratis ini hanya beroperasi selama weekday atau Senin-Jumat.
"Targetnya memang pemulung, driver ojol, atau siapa saja yang membutuhkan," terang perempuan yang juga Owner NBS Skincare ini.
Saat Radar Bogor menyambangi rumah makan tersebut, menurut Noni, belum dibuka (opening) secara resmi.
Sejak dua pekan beroperasi, mereka masih dalam masa uji coba (try out). Opening secara resmi bakal dilaksanakan pada akhir Februari ini.
"Untuk saat ini memang baru kita buka di sini (Bogor Utara). Tapi insyaallah, kita akan buka di semua wilayah kecamatan di Kota Bogor. Konsepnya sama, tetap memberdayakan UMKM," papar perempuan yang juga istri dari Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor, Rusli Prihatevy ini.
Meski menyandang status sebagai istri anggota DPRD Kota Bogor, Noni enggan berharap bantuan dana sumbangan untuk Rumah Makan Gratis.
Ia murni ingin membangun rumah makan tersebut dari hasil jerih payahnya sendiri. Tak perlu ada embel-embel donasi maupun investasi dari pihak mana pun.
Sebenarnya, gebrakan sosial dari Noni Ayi bukanlah yang pertama kalinya di Kota Bogor. Sejak lama, perempuan nyentrik ini memang sering membantu orang-orang di jalanan maupun kaum duafa.
Ia pernah viral kala mengganti motor ojol yang kecurian di masjid. Aksinya juga secara random sering menarik para badut jalanan, pengamen, ataupun pekerja jalanan untuk diberikan bantuan.
"Adanya rumah makan ini juga biar orang-orang yang butuh bisa langsung datang ke sini. Daripada kita setiap hari cari-cari di jalanan kan," ungkapnya.
Manfaat Rumah Makan Gratis itu juga menjalar ke sejumlah UMKM yang menyediakan catering atau makanan tersebut.
Noni tidak memasak semua makanan itu sendirian. Ia pun sengaja melibatkan UMKM yang berbeda-beda untuk menyediakan menu makanan setiap harinya.
Salah seorang warga Muhidin sangat bersyukur bisa mendapatkan makanan di Rumah Makan Gratis tersebut.
Menurut satpam perumahan ini, sangat jarang ada rumah makan yang benar-benar gratis tanpa embel-embel di dalamnya.
"Ya alhamdulillah menolong sekali ini. Jarang-jarang ya di zaman sekarang ada yang total gratis gitu. Makanya saya kaget pas lewat sini, saya mampir. Mudah-mudahan berkelanjutan," tuturnya. (mam)
Editor : Yosep Awaludin