Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Penting Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja, Psikiater PKJN RSMM Bogor Beberkan Tipsnya 

Reka Faturachman • Rabu, 19 Februari 2025 | 12:20 WIB
Psikiater Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RSMM, dr Lahargo Kembaren memaparkan tips menjaga kesehatan mental bagi pekerja.
Psikiater Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RSMM, dr Lahargo Kembaren memaparkan tips menjaga kesehatan mental bagi pekerja.

RADAR BOGOR - Tuntutan dan lingkungan kerja tak jarang memberikan tekanan yang berpengaruh pada kondisi jiwa seseorang. Jika dibiarkan berlanjut tanpa ada upaya penanganan, hal ini bakal berdampak pada kesehatan mental.

Psikiater Pusat Kesehatan Jiwa Nasional Rumah Sakit Marzuki Mahdi (PKJN RSMM), dr Lahargo Kembaren mengatakan, untuk menjaga kesehatan mental seorang pekerja dapat melakukan sejumlah kebiasaan.

Pertama, menjaga kesehatan mental dengan menerapkan prinsip hidup, kerja, dan istrirahat yang seimbang (worklife balance atau worklife harmony).

Kedua, pekerja juga dianjurkan untuk mengenali gejala stres yang mungkin terjadi pada dirinya. Secara fisik, gejala itu dapat berupa sakit kepala, asam lambung, jantung berdebar, badan terasa nyeri. Meskipun sebetulnya tidak ada masalah dalam kesehatan fisiknya.

"Ada juga gejala emosional itu seperti mudah marah dan timbul emosi seperti rasa sedih, merasa sendirian, hingga dikucilkan," terang Lahargo.

Kemudian terdapat pula gejala perilaku seperti merasa stress, kemudian fokus serta pola makan dan tidur yang mudah terganggu. Terakhir yakni gejala kongnitif cirinya yakni penurunan kinerja dan sering mengalami lupa.

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, Lahargo menyarankan pekerja untuk melakukan teknik manajemen stress.

Teknik ini bisa dilakukan dengan validasi emosi, laku ventilasi atau bercerita dengan orang yang dipercaya maupun menukis di buku harian mengenai situasi yang tidak mengenakan di lingkungan kerja.

Kemudian melakukan regulasi emosi yang bisa dikerjakan lewat mempelajari teknik pernafasan, grounding (ketenangan), mindfulness (kewawasan), hingga olahraga.

"Kalau sudah mencoba cara tadi namun belum bisa teratasi, saya menyarankan agar pekerja berkonsulyasi dengan psikiater, psikolog, perawat jiwa, atau dokter terlatih yang memiliki kompetensi untuk membantu menangani stress tersebut," saran Lahargo.

Untuk mencegah stres di lingkungan kerja, Lahargo menyarankan masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat dengan menjaga asupan makanan dan minuman serta menghindari kebiasaan buruk merokok, minum minuman beralkohol, bahkan narkoba.

Dia juga mendorong masyarajat rutin berolahraga 30 menit dalam sehari untuk meningkatkan endorfin, tidur cukup selama 6-8 jam, dan mengurangi kebiasaan bermain gadget terutama menjelang tidur.

Pekerja juga dapat memberikan apresiasi pada dirinya sendiri dengan hal-hal yang membahagiakan (self reward).

"Self reward penting untuk menghargai diri sendiri pada setiap pencapaian apapun sehingga membuat kepercayaan diri serta harga diri meningkat. Hal ini akan membuat kesehatan mental dan jiwa membaik," ucap Lahargo. (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #kesehatan mental #rsmm