RADAR BOGOR - Seorang mahasiswi asal Cianjur dihadang sekelompok debt collector yang hendak menarik mobil yang digunakannya hingga viral di media sosial.
Video detik-detik peristiwa tersebut beredar di media sosial memperlihatkan suasana di lokasi.
Kapolsek Bogor Timur Kompol Syaiful Fajar, menegaskan kasus viral yang melibatkan seorang mahasiswi dari Cianjur dan debt collector di kawasan Ciheuleut, Baranangsiang, Bogor Timur telah diselesaikan secara damai. Kedua belah pihak telah dipanggil untuk klarifikasi dan menyelesaikan masalah tersebut.
“Kasus ini sudah ditangani. Itu hanya kesalahpahaman,” ujar Kompol Syaiful Fajar kepada Radar Bogor Jumat (21/2/2025).
Kasus bermula saat seorang mahasiswi asal Cianjur, FKZN (20) dihadang sekelompok pria yang diduga debt collector.
Peristiwa terjadi Senin (17/2/2025) di Bogor, saat korban tengah beraktivitas bersama tiga temannya.
Debt collector mendekatinya dan menuduhnya membawa kabur kendaraan yang masih memiliki tunggakan cicilan selama dua bulan. Dalam video yang beredar di media sosial, mereka dipaksa turun dari kendaraan.
Kompol Syaiful Fajar menjelaskan mahasiswa di dalam mobil tidak mengetahui kendaraan tantenya yang dipakainya itu memiliki tunggakan.
Sementara itu, pihak debt collector juga tidak menyadari orang di dalam kendaraan tersebut bukanlah pemilik yang bersangkutan.
"Wajar jika mahasiswa tersebut panik atau syok, tetapi yang jelas tidak ada unsur kekerasan dalam kejadian ini," ujarnya.
Untuk menghindari polemik lebih lanjut, kepolisian mempertemukan kedua belah pihak guna menyelesaikan masalah ini.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang beredar di media sosial tanpa mengetahui fakta sebenarnya.
“Kami berharap kejadian ini tidak lagi menjadi bahan spekulasi. Yang penting, permasalahan sudah selesai, dan tidak ada pihak yang dirugikan,” tutupnya.
Pihak kepolisian akan terus memantau situasi agar tidak ada lagi kesalahpahaman serupa, sebab dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. (uma)
Editor : Eka Rahmawati