RADAR BOGOR – Warga RT 02 RW 02, Loji, Bogor Barat, Kota Bogor bersama DKM Musholla Syuhada menggelar kerja bakti memperbaiki jalan gang yang sering dilalui masyarakat. Kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan sekitar.
Koordinator Lapangan, Dudung Supriatna, menjelaskan bahwa perbaikan jalan gang di Loji Kota Bogor ini merupakan respons terhadap kondisi jalan yang sudah bertahun-tahun rusak dan berlubang, sehingga menghambat mobilitas warga.
"Jalan gang di Loji Kota Bogor ini sudah tidak layak pakai. Dengan kerja bakti bersama, diharapkan jalan ini bisa kembali optimal untuk digunakan warga sehari-hari," ujarnya.
Perbaikan jalan dilakukan secara bertahap, dengan total panjang gang yang diperbaiki mencapai 75 meter.
Rencananya, proses perbaikan akan berlangsung beberapa hari, tergantung kondisi lapangan dan ketersediaan dana.
"Awalnya direncanakan sehari, tapi kami lihat dulu ketersediaan bahan dan dana. Kalau tidak cukup, maka akan dilakukan secara bertahap," bebernya.
Dana untuk perbaikan diperoleh dari swadaya warga yang dikumpulkan oleh DKM Musholla Syuhada.
Dana tersebut digunakan untuk membeli bahan bangunan dan konsumsi bagi warga yang berpartisipasi dalam kerja bakti.
Dudung mengatakan, perbaikan ini dilakukan secara swadaya karena pemerintah belum juga turun tangan. Hingga kini, warga belum mendapat kepastian kapan jalan ini akan diperbaiki secara resmi.
"Kami sengaja lakukan sekarang karena biasanya saat Ramadan banyak keluarga yang datang, jadi kurang nyaman kalau jalannya masih rusak," jelasnya.
Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kerja bakti ini juga menjadi ajang mempererat solidaritas antarwarga. Antusiasme masyarakat pun terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam proses perbaikan jalan.
Warga berharap, dengan perbaikan ini, jalan gang di Loji bisa menjadi lebih layak dilewati. Sehingga pengguna lebih aman dan nyaman untuk digunakan sehari-hari.
"Harapan kami, dengan jalan yang lebih layak, warga bisa lebih nyaman beraktivitas tanpa khawatir terjatuh akibat jalan yang rusak," tutup Dudung. (uma)
Editor : Yosep Awaludin