Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Buruan Ambil! Bansos PKH Cair, Ratusan Warga Kota Bogor Sudah Antre Panjang di Kantor Pos Juanda

Reka Faturachman • Rabu, 26 Februari 2025 | 10:11 WIB
Antrean warga mengambil Bansos PKH mengular di Kantor Pos Bogor pada Rabu (26/2/2025).
Antrean warga mengambil Bansos PKH mengular di Kantor Pos Bogor pada Rabu (26/2/2025).

RADAR BOGOR - Antrean panjang warga terjadi di Kantor Pos Bogor, Jalan Ir H Juanda, Kota Bogor Rabu (26/2/2025) pagi. Mereka datang untuk mengambil Bansos PKH (Program Keluarga Harapan).

Salah satu warga, Umi mengatakan dirinya rela antre panjang untuk mendapat Bansos PKH tersebut karena amat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan jelang Ramadhan.

"Sangat butuh, soalnya kan mau Ramadhan jadi perlu untuk beli kebutuhan segala macam," ujar Umi saat antre ambil Bansos PKH di Kantr Pos kepada Radar Bogor.

Umi mengaku sudah biasa dengan kondisi ini. Ia kerap mengantre setiap dua sampai empat bulan sekali untuk menerima Bansos PKH tersebut.

"Saat ngambil sebelum ini Rp2,4 juta karena empat bulan. Sekarang Rp1,2 juta karena dua bulan aja," terang Umi.

Camat Bogor Selatan, Irman Khaerudin menyebut pada Rabu (26/2/2025) terdapat 1.273 kelompok penerima manfaat (KPM) yang mengantre Bansos PKH.

"Hari ini jadwalnya ada lima kelurahan yakni Kelurahan Pamoyanan, Cikaret, Genteng, Mulyaharja, dan Batutulis," ucap Irman.

Pembagian bansos ini terbagi menjadi dua sesi yakni pagi (8.00-12.00 WIB) untuk tiga kelurahan dan siang (13.00-15.00 WIB) untuk 2 kelurahan.

Penyaluran Bansos PKH untuk warga Kecamatan Bogor Selatan diakui Irman sudah berlangsung sejak Selasa (25/2/2025) kemarin bagi 7 kelurahan atau 1248 KPM.

Dan akan kembali dilaksanakan pada Kamis (27/2/2025) besok untuk warga Kelurahan Bondongan, Muarasari, Harjasari, dan Lawanggintung sebanyak 1258 KPM.

Besaran Bansos PKH 2025 berbeda nominalnya pada masing-masing kategori. Untuk Ibu hamil dan masa nifas Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta per tahun.

Untuk Balita berusia 0-6 tahun atau anak usia dini Rp750 ribu per tahap atau Rp3 juta per tahun. Bagi Siswa sekolah dasar (SD) dan sederajat Rp225 ribu per tahap atau Rp900 ribu per tahun.

Untuk Siswa sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat Rp375 ribu per tahap atau Rp1,5 juta per tahun.

Sedangkan bagi Siswa sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat Rp500 ribu per tahap atau Rp2 juta per tahun.

Bagi Orang lanjut usia (lansia) lebih dari 70 tahun Rp600 ribu per tahap atau Rp 2,4 juta per tahun. Dan bagi Penyandang disabilitas berat Rp600 ribu per tahap atau Rp2,4 juta per tahun. (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#kantor pos #bogor #bansos pkh