RADAR BOGOR - Anggota DPR RI dari Dapil Jabar III, Ilham Permana, menggelar kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang berlangsung di Imah Paviliun, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada hari Rabu (26/2/2025).
Adapun, acara ini dihadiri oleh ratusan masyarakat Kota Bogor dan pengurus setempat dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan Pancasila di kalangan warga.
Ilham Permana menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada kepala desa, lurah, anggota posyandu, dan Sahabat Ilham Permana mengenai Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi negara yang perlu diterapkan dalam kehidupan sosial.
Acara dipandu langsung oleh Ilham Permana, yang memberikan penjelasan menyeluruh tentang setiap Pilar Kebangsaan tersebut.
Pada sesi perdana, Ilham Permana menjelaskan mengenai Pancasila sebagai ideologi nasional yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan pemerintahan desa serta dalam menciptakan harmoni sosial.
“Demokrasi dan Pancasila adalah warisan yang sangat berharga yang harus kita jaga bersama-sama. Dengan kegiatan ini, kami berharap masyarakat bisa mengenali pentingnya ambil bagian dalam proses demokrasi dan menjadi generasi penerus yang berkualitas,” ujarnya.
Ilham Permana menekankan bahwa Pancasila seharusnya diintegrasikan dalam kebijakan desa, termasuk dalam aspek pelayanan kesehatan dan sosial.
Sebagai bentuk interaksi langsung, ia mengajak para peserta, terutama kepala desa dan lurah, untuk berbagi pengalaman tentang penerapan nilai-nilai Pancasila di daerah mereka.
Kemudian, saat menjelaskan tentang UUD 1945, Ilham menegaskan bahwa konstitusi negara wajib dijadikan pedoman dalam setiap kebijakan pemerintah, baik pada level nasional maupun lokal.
Kepala desa dan anggota posyandu diingatkan untuk selalu mengikuti hukum saat melaksanakan program kesejahteraan masyarakat, termasuk memastikan hak-hak dasar warga seperti kesehatan ibu dan anak.
Dalam diskusi mengenai NKRI, Politikus dari Partai Golkar ini menekankan peran penting kepala desa dan tokoh masyarakat dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan.
“Hambatan seperti hoaks dan konflik sosial harus ditangani dengan bijaksana agar tidak mengganggu harmoni dalam masyarakat,” tegasnya.
Di sesi terakhir mengenai Bhinneka Tunggal Ika, Ilham mengajak para anggota posyandu untuk terus memupuk sikap toleransi dan gotong royong dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Nilai kebersamaan dalam keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun desa yang harmonis dan sejahtera.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan kepala desa, anggota posyandu, dan Sahabat Ilham Permana semakin memahami serta mengimplementasikan nilai-nilai Empat Pilar dalam kegiatan dan tugas sehari-hari.
“Kegiatan sosialisasi ini sangat penting karena nilai-nilai empat pilar sering kali tergerus oleh arus informasi yang cepat dan mudah. Kita perlu terus diingatkan tentang fondasi negara kita,” tegasnya.(ded)
Editor : Dede Supriadi