Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Biskita Transpakuan Tak Kunjung Beroperasi, Begini Alasan Pemkot Bogor

Reka Faturachman • Jumat, 28 Februari 2025 | 13:40 WIB
Biskita Transpakuan Bogor berhenti beroperasi sementara.
Biskita Transpakuan Bogor berhenti beroperasi sementara.

RADAR BOGOR - Moda transportasi Biskita Transpakuan belum juga beroperasi, hingga akhir Februari 2025. Lelang operator yang dijanjikan dibuka pertengahan Februari nyatanya belum juga digelar.

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi beralasan terdapat tahapan yang masih perlu dipenuhi. Terutama oleh pihak-pihak yang berkaitan dengan manajemen pembayaran tarif Biskita.

"Lagi proses. Kami sedang kerja samakan Informasi Teknologi (IT)-nya dengan pihak Aino (perusahaan di bidang teknologi yang fokus pada pembayaran digital)," terang Hanafi kepada Radar Bogor, Jumat (28/2/2025).

Aino juga akan bekerja sama dengan bank bjb sebagai pihak bank yang akan menampung pendapatan dari Biskita Transpakuan.

"Sekarang masih proses di bank bjb. Perlu waktu seminggu karena ada tahapan yang perlu dilakukan bank bjb," imbuh Hanafi.

Ia menjelaskan, penyusunan IT ini berkaitan dengan pendapatan Biskita Transpakuan yang masuk melalui proses tapping (penempelan kartu).

Hanafi kembali menjanjikan proses lelang operator akan berlangsung pada awal Maret 2025. Sementara untuk operasionalnya diperkirakan baru bisa berlangsung pada pertengahan atau akhir Maret 2025.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra berjanji proses lelang akan dibuka pada pertengahan bulan Februari 2025 lalu.

Saat itu ia beralasan lelang belum dibuka karena belum siapnya semua persyaratan dan prosedur yang diperlukan dalam lelang tersebut.

Total sudah 2 bulan lamanya Biskita Transpakuan berhenti beroperasi. Moda transportasi massal warisan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) ini diberhentikan sementara sejak tanggal 1 Januari 2025.

Di tangan Pemkot Bogor diperkirakan hanya akan ada 17 unit Biskita Transpakuan yang beroperasi pada 2 koridor. Hal ini merupakan imbas dari minimnya anggaran yang dialokasikan, yakni hanya sebesar Rp10 miliar.(Fat)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #Biskita Transpakuan