RADAR BOGOR – Banjir lintasan dari kawasan Puncak Kabupaten Bogor merendam Kampung Pabaton Indah, Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (3/3) malam. Air naik dengan cepat dan mencapai hampir satu meter dari permukaan jalan.
Ketua RW 07 Kampung Pabaton Indah Kota Bogor Anas Subarnas mengatakan, air datang tiba-tiba saat warga menjalankan salat tarawih. Dalam waktu singkat, banjir lintasan menghanyutkan kolam ikan, merusak kebun KWT, kincir air, taman Cilipani hingga budidaya maggot.
“Sekitar pukul 21.30 WIB, ketinggian air di Kampung Pabaton Indah Bogor semakin meningkat. Semua kolam ikan terendam akibat banjir lintasan, sekitar empat hingga lima kolam yang ada di sini,” ujarnya.
Tak hanya itu, saluran air beserta pipa-pipanya juga terbawa arus, sementara banyak pohon tumbang akibat derasnya aliran air.
Kerugian akibat banjir ini ditaksir mencapai Rp25 juta. Warga pun kini berupaya melakukan pemulihan.
“Kami fokus membersihkan kincir air yang tertutup lumpur dan memperbaiki bagian-bagian yang bisa diselamatkan dengan bahan darurat seperti GRC,” jelasnya.
Namun, proses pemulihan masih terkendala banyaknya sampah dan lumpur yang menumpuk. Warga berencana menggelar kerja bakti untuk mempercepat pembersihan dan perbaikan.
“Kami berharap dalam dua hingga tiga bulan ke depan, pemulihan bisa selesai,” kata Anas.
Menurutnya, wilayah tersebut sebenarnya tidak terlalu rawan banjir. Namun, kejadian kali ini tergolong ekstrem, bahkan yang terparah dalam lima tahun terakhir.
“Kemarin air naik begitu cepat, langsung merendam semuanya. Tidak banyak yang bisa dilakukan selain menunggu surut,” ujarnya.
Anas berharap pemerintah dapat membantu proses pemulihan, terutama untuk perbaikan infrastruktur dan saluran air. Selain itu, ia meminta adanya solusi jangka panjang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
“Kami butuh bantuan untuk perbaikan fasilitas yang rusak. Semoga ada perhatian pemerintah, karena kami ini kampung proklim sehingga jadi tempat untuk belajar pengembangan lingkungan,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga