Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kurangi Cuaca Ekstrem, Wakil Wali Kota Bogor Ungkap BNPB Segera Modifikasi Cuaca di Jawa Barat dengan Redistribusi Hujan

Reka Faturachman • Rabu, 5 Maret 2025 | 05:48 WIB
Rakor penanganan bencana longsor yang dipimpin Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin di Balai Kota Bogor, Selasa (4/3/2025).
Rakor penanganan bencana longsor yang dipimpin Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin di Balai Kota Bogor, Selasa (4/3/2025).

RADAR BOGOR - Pencegahan bencana melalui modifikasi cuaca tengah dilaksanakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jawa Barat.

Upaya ini menyusul banyaknya kejadian bencana di Jabodetabek dalam sepekan terakhir.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati mengatakan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dilakukan pada tanggal 4 hingga 8 Maret 2025.

"Iya, saat ini BNPB sudah melakukan modifikasi cuaca yang akan dilakukan sampai 8 Maret," ujar Raditya usai rapat koordinasi (rakor) penanganan bencana longsor di Bogor yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di Balai Kota Bogor, Selasa (4/3/2025).

Modifikasi cuaca ini, diharapkan bisa mengurangi cuaca ekstrem yang terjadi di sekitar Jawa Barat, khususnya di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

OMC yang dilakukan oleh BNPB dengan penyemaian NaCl (garam) dengan menggunakan pesawat Cessna pada awan hujan di udara.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan soal prinsip mekanisme modifikasi cuaca yakni bukan menghilangkan hujan, melainkan mencegah awan tebal terkumpul yang menyebabkan intensitas hujan tinggi.

"Jadi prinsipnya redistribusi intesitas hujan, jadi mereka bergerak ke hulu, kita jatuhkan ke beberapa tempat, jadi tak terlalu tinggi saat sampai ke hulu," ujar Abdul.

Di lokasi yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan hingga pukul 15.00 WIB sore tadi laporan dari BPBD Kota Bogor hasil dari asesmen ada 28 titik bencana alam di Kota Bogor.

"Sehingga, kenapa hari ini ada rapat koordinasi dengan Kemenhub, BNPB yang datang langsung, dan kita diskusi di Balai Kota Bogor, karena memang lokasi di Batutulis itu jalan yang longsor dan ambruk atau belah, itu ada aksesibilitas dari masyarakat yang strategis," ujarnya.

Baca Juga: BRIN Sebut Bojong Koneng Bogor Tak Layak Huni, Bagaimana dengan Presiden Prabowo yang Tinggal di Sana? Adrin Tohari: Didominasi dengan Batu Lempung

Ia juga menghimbau warga Bogor pada cuaca ekstrem ini tetap waspada, siaga, dan selalu berdoa untuk memohon perlindungan. (Fat)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#kota bogor #bnpb #jawa barat #cuaca