RADAR BOGOR - Terputusnya Jalan Batutulis, Kota Bogor turut disoroti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Mereka menyebut, kondisi itu terjadi imbas ketidaktepatan penggunaan Sheet Pile untuk menopang pergerakan tanah.
Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Adrin Tohari menjelaskan, penggunaan Sheet Pile di Jalan Batutulis tidak mampu menembus bidang glincirnya.
Sehingga, ketika kadar air meningkat pergerakan tanah mudah terjadi.
“Sistem kerja Sheet Pile itu saling mengunci satu sama lain, ketika ada air yang masuk ke tanah itu tidak bisa keluar lagi, sebab dia akan tertahan dengan dinding Sheet File itu,” bebernya.
Penggunaan Sheet Pile di daerah yang curah hujannya tinggi juga dinilai kurang produktif.
Apalagi, menurut Adrin Tohari kontur tanah di Kota Bogor berasal dari endapan gunung api muda yang belum memadat.
Adrin Tohari menyarankan ketika Jalan Batutulis direvitalisasi sebaiknya menggunakan sistem Bor Pile.
Secara kinerja skema itu akan lebih efektif untuk menopang pergerakan tanah.
“Karena pemasangan Bor Pile itu berjarak, dan memang salah satu fungsinya itu untuk menjaga kestabilan bangunan di daerah lereng,” ujar Adrin Tohari pada Radar Bogor.
Dia menambahkan kinerja Bor Pile akan tepat digunakan untuk menopang tanah di Jalan Batutulis.
Sebab lokasi tersebut memilikin lereng yang cukup cekung (rp1)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim