RADAR BOGOR - Jalan Batutulis sempat menjadi destinasi atau spot ngabuburit warga Kota Bogor. Namun lokasi tersebut kini nampak memprihatinkan, imbas pergerakan tanah yang terjadi, pada Selasa (3/3/2025) lalu.
Saat ini, spot ngabuburit warga Kota Bogor sekaligus jalan alternatif menuju Sukabumi itu nampak sepi. Padahal sebelumnya, warga setempat mengaku banyak masyarakat luar yang datang berkunjung di Jalan Batutulis, untuk menunggu adzan maghrib.
“Iya sekarang ga serame dulu, udah mah jalan penghubungnya putus ditambah hujan terus, jadi sepi,” keluh Anih (35) penjual takjil di simpang Jalan Batutulis Kota Bogor.
Anih mengaku dia sudah 4 tahun jualan takjil di simpang Jalan Batutulis. Dagangan yang dijajakan itu memang ditargetkan untuk warga yang ngabuburit di wilayah tersebut.
Namun kini warga asli Batutulis itu hanya bisa mengelus dada. Sebab omzet yang dia dapatkan menurun drastis dari tahun-tahun sebelumnya.
“lokasinya aja kan sepi. Biasanya yang datang kesini keluarga, orang-orang Cipaku pada kesini, lihat pemanadangan gunung disana, mungkin sekarang males karena harus muter,” jelas Anih pada Radar Bogor.
Sementara itu salah serang warga yang datang berkunjung, Erlan (27) mengaku dirinya memang sering datang ke Jalan Batutulis.
Namun Erlan menyebut kedatangannya saat ini bukan lagi untuk melihat pemandangan. Melainkan melongok puing-pung jalan yang pecah.
“Karena anak saya penasaran kepingin lihat langsung, jujur miris banget yah, duli hampir tiap hari saya ngajak dia (anaknya) kesini sambil nunggu adzan maghrib,” jelasnya.
Erlan berharap semoga Pemerintah Kota Bogor diberikan kemudahan untuk mencari solusi memperbaiki segala kerusakan yang terjadi di Jalan Batutulis.
“Saya yakin mereka juga saat ini sedang pusing, jadi sebagai warha saya hanya berdoa semoga semuanya diberikan kemudahan dan jalan keluarnya,” pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga