Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Siaga Lebaran, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Fokus Mitigasi Bencana dan Penekanan Kebocoran

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 19 Maret 2025 | 16:11 WIB
Rapat internal Perumda Tirta Pakuan siaga bencana bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng.
Rapat internal Perumda Tirta Pakuan siaga bencana bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng.

RADAR BOGOR - Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, memastikan kesiapan layanan air bersih jelang Idul Fitri 1446 H.

Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bakal berfokus pada mitigasi bencana dan penekanan angka kebocoran.

Langkah ini dibahas dalam rapat internal Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, siaga bencana bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng, Kelurahan Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (18/3/2025).

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyebut ada empat aspek utama yang menjadi perhatian Tirta Pakuan menjelang hari raya.

Pertama, ketersediaan bahan kimia untuk pengolahan air sudah dipastikan cukup untuk 30 hari ke depan. Termasuk bahan utama seperti PAC yang masih dalam kondisi aman.

Kedua, Tirta Pakuan telah mengidentifikasi titik-titik rawan bencana dan memastikan tidak ada gangguan signifikan.

"Saat ini semua titik dalam kondisi aman, tidak ada pipa yang terputus karena sudah dilakukan perbaikan," katanya.

Ketiga, angka kebocoran air masih menjadi tantangan besar, dengan tingkat kehilangan air mencapai 24 persen. Menurutnya perlu upaya lebih lanjut untuk menekan angka ini.

"Setiap kebocoran berdampak pada real cost yang signifikan. Ini harus terus dikendalikan," tegasnya.

Keempat, keterbukaan terhadap kritik publik menjadi sorotan. Menurut Jenal, sebagai penyedia layanan, Tirta Pakuan harus siap menerima masukan masyarakat.

"Kritik adalah bahan evaluasi agar pelayanan semakin baik," ujarnya.

Hingga saat ini, distribusi air di Kota Bogor masih berjalan lancar. Zona 1 di Cipaku dan Zona 2 dalam kondisi stabil.

Sementara itu, pipa berdiameter 12 inci yang melayani Zona 3 di Bogor Barat masih menjadi perhatian, karena sebelumnya sempat terancam longsor di Batu Tulis.

"Kami sedang berkonsultasi dengan Kementerian PUPR. Jika jalur pipa ini perlu diganti demi keamanan, maka akan dilakukan perubahan, meskipun membutuhkan biaya besar," tambahnya.

Dengan langkah-langkah ini, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran layanan air bersih selama momen Lebaran.(uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #mitigasi bencana #Perumda Tirta Pakuan