Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Transaksi Tertinggi Game Online Terlarang, Kecamatan Bogor Selatan Libatkan Tokoh Agama dan Pemuda Gencar Lakukan Aksi Ini

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 20 Maret 2025 | 17:29 WIB
Sosialisasi dan rapat koordinasi tentang edukasi ke masyarakat Bogor Selatan agar tak bermain game online terlarang.
Sosialisasi dan rapat koordinasi tentang edukasi ke masyarakat Bogor Selatan agar tak bermain game online terlarang.

RADAR BOGOR - Pemerintah Kecamatan Bogor Selatan terus melakukan upaya intensif mensosialisasikan bahaya game online terlarang kepada masyarakat di wilayahnya.

Hal ini dilakukan Kecamatan Bogor Selatan melalui berbagai saluran, mulai dari Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), kelurahan, hingga menggandeng tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan.

Camat Bogor Selatan, Irman Khaerudin mengatakan mereka menggandeng tokoh masyarakat agar lebih luas pesan bahaya judi menyebar.

Mereka ingin menanggulangi maraknya praktik game online terlarang yang semakin meresahkan di Kecamatan Bogor Selatan.

Menurut data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kecamatan Bogor Selatan tercatat sebagai wilayah dengan nilai transaksi tertinggi game online terlarang.

Lebih dari 3.700 orang terlibat dalam praktik tersebut dan total perputaran uang mencapai Rp 349 miliar.

Angka tersebut tentu menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat. Untuk itu, Irman mengungkapkan dirinya terus menyampaikan pesan tentang bahaya judi online di setiap kesempatan bertemu dengan masyarakat.

Termasuk saat pelaksanaan kegiatan Tarawih Keliling (Tarling). Dia yang bertatap muka langsung dengan warga dan tokoh masyarakat selalu menyampaikan pesan jauhi game online terlarang.

"Saya setiap kesempatan bertemu dengan masyarakat, pastinya menyampaikan bahaya Judol, apalagi ada kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) yang bisa bertemu dengan warga juga tokoh-tokoh masyarakat," ungkapnya.

Irman menekankan game online terlarang tidak hanya merugikan secara finansial. Tetapi juga berdampak pada kesehatan mental dan sosial masyarakat, terutama generasi muda.

Selain melalui pertemuan langsung, pihaknya juga melibatkan berbagai elemen, seperti tokoh agama agar menyuarakan bahaya game online terlarang melalui khotbah Jumat.

Dan juga organisasi kepemudaan yang menyebarkan informasi kepada kalangan muda. "Penyampaian berupa dampaknya dan tidak ada untungnya untuk bermain game online terlarang," paparnya.

Untuk mendukung sosialisasi tersebut, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) juga berperan aktif dengan memasang spanduk di titik-titik strategis.

Pemasangan spanduk ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya game online terlarang yang kini semakin meluas.

Dalam acara buka bersama dan santunan di Gereja Saint Fransiskus Asisi, Irman juga mengingatkan warga tentang pentingnya memahami dampak negatif game online terlarang.

Dirinya pun meminta bantuan pemuka agama untuk lebih masif mensosialisasikan bahaya ini kepada masyarakat.

"Saya juga menyampaikan terkait bahaya game online terlarang dan mohon bantuan pemuka agama untuk membantu mensosialisasikan terkait bahaya game tersebut," jelasnya.

Melalui upaya yang masif ini, Irman berharap masyarakat bisa lebih sadar akan bahaya game online terlarang. Kemudian turut membantu menciptakan lingkungan yang bebas dari praktik yang merugikan.

"Kami berharap dengan adanya sosialisasi yang melibatkan berbagai pihak, masyarakat semakin paham dan tidak terjebak dalam praktik yang merugikan ini," tambahnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#sosialisasi #bogor selatan #game online terlarang