RADAR BOGOR - Jumlah penumpang Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor mulai mengalami kenaikan pada H-8 Lebaran, Minggu (23/3/2025).
Komandan Regu (Danru) Terminal Baranangsiang, Yusa Mantra menyebut kenaikan mencapai angka 10-15 persen dari hari-hari sebelumnya.
Ia mengatakan, peningkatan penumpang di Terminal Baranangsiang terjadi lantaran sudah masuknya musim libur sekolah dan turunnya Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja.
"Peningkatannya belum signifikan. Mungkin karena banyak pekerja yang belum libur. Jadi mereka masih menahan diri untuk mudik dan menunggu cuti bersama," ujar dia.
Yusa memperkirakan jumlah penumpang di musim mudik lebaran akan memuncak pada Rabu (25/3/2025) setelah para pekerja mendapat cuti bersama.
Ia membeberkan, daerah tujuan terbanyak yang dituju para pemudik yakni wilayah Sumatera Barat (Padang) dan Wonogiri, Jawa Tengah.
Meski mengalami kenaikan, Yusa menyebut, jumlah penumpang pada H-8 Lebaran tahun ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Tahun lalu pada H-8 kenaikannya bisa mencapai 50 persen. Kalau sekarang masih 10-15 persen," ungkapnya.
Selain jumlah penumpang yang naik, tiket bus yang dijual di Terminal Baranangsiang juga mengalami penibgkatan di momen mudik Lebaran 2025 kali ini. Kenaikan harga hingga H-8 Lebaran sudah mencapai 10 persen dari harga normal.
Berbagai persiapan telah dilakukan Terminal Baranangsiang untuk menyambut musim mudik Lebaran 2025.
Mereka sudah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menggelar rampcheck dan cek kesehatan bagi sopir.
Masing-masing instansi tersebut juga akan membangun posko mudik di Terminal Baranangsiang pada Senin (24/3/2025) besok. (fat)
Editor : Yosep Awaludin