Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Perkebunan Singkong dan Talas Milik Warga Ini Bakal Jadi Akses Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Bogor yang Ambles

Reka Faturachman • Senin, 24 Maret 2025 | 12:54 WIB
Jajaran Pemkot Bogor saat meninjau lahan bakal calon akses baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita Batutulis.
Jajaran Pemkot Bogor saat meninjau lahan bakal calon akses baru pengganti Jalan Saleh Danasasmita Batutulis.

RADAR BOGOR - Lahan milik warga di Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan bakal digunakan Pemkot Bogor sebagai akses baru menuju Batutulis.

Lahan yang berada di pinggir Jalan Lawanggintung itu, akan dibebaskan oleh Pemkot Bogor dan dibangun menjadi jalan menggantikan fungsi Jalan Saleh Danasasmita Batutulis yang ambles.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menyebut ada sekira 3.500 meter persegi tanah masyarakat yang akan dibebaskan oleh pihaknya dalam rencana ini. Lahan itu kemudian akan dibangun jalan menuju Batutulis dengan panjang sekira 200 meter.

"Dalam membebaskan lahan tentu ada prosedur dan prosesnya. Kami akan coba negosiasi dengan pemilik lahan dan kemudian mengambil langkah persiapan teknis seperti membuat Detail Engineering Design. (DED) dan penilaian lahan," ujar Dedie saat meninjau lokasi akses jalan baru pada Senin (24/3/2025).

Pembebasan lahan tersebut akan dibiayai oleh anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD Kota Bogor.

Sedangkan bagian pembangunan jalan akan dinegosiasikan Pemkot Bogor agar mendapat bantuan pendanaan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Menurut Dedie biaya pembangunan jalan tidak akan terlalu besar hanya sekira Rp5 miliar sehingga bisa diakomodasi oleh APBD Kota Bogor.

Ia memastikan seluruh proses tersebut akan berjalan pada tahun ini. Karena menurutnya rencana ini merupakan kebutuhan masyarakat yang mendesak.

"Kami meminta lurah dan camat mulai memberikan sosialisasi, pendekatan, dan pemahaman kepada warga terdampak. Mudah-mudahan bisa berlangsung dengan cepat," ucap dia.

Pantauan Radar Bogor menunjukkan lahan tersebut saat ini tampak ditanami warga dengan perkebunan singkong, talas, dan pisang.

Lahan itu juga ditumbuhi banyak tanaman liar dan berisi beberapa titik pembuangan puing bangunan maupun barang bekas.

Meski berada berdekatan dengan titik Sumur Tujuh, Dedie memastikan rencana pembangunan jalan baru ini tidak akan berdampak pada situs tersebut.

Kondisi struktur Jalan Saleh Danasasmita Batutulis yang longsor pada Selasa (4/3/2025) lalu tidak memungkinkan untuk diperbaiki.

Hasil penelitian awal Kementerian Perhubungan dan Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Barat menunjukkan adanya tiga mata air dan saluran air di bawah jalan tersebut. Kondisi ini membuat lokasi tersebut sulit dikembalikan lagi fungsi jalannya.

Temuan ini juga disebut Dedie akan membuat upaya penanganan longsor kian sulit dan membutuhkan waktu yang sangat panjang.

"Kalau pun diperbaiki jalan yang ambalas akan selesai bulan November 2025. Karena cukup lama dan rumit. Perlu beberapa penelitian geologi," ujar dia saat ditemui Radar Bogor, Kamis (6/3/2025).

Apalagi, menurut Dedie upaya ini tak menjamin perbaikan yang dilakukan bakal berumur panjang. Ia justru khawatir jika jalur tersebut terus digunakan maka perlu rehabilitasi setiap tahun. (fat)

BANTUAN: Polsek Badau saat menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran rumah betang di Desa Kekurak.
BANTUAN: Polsek Badau saat menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran rumah betang di Desa Kekurak.
Editor : Yosep Awaludin
#Jalan Saleh Danasasmita #Batutulis #pemkot bogor