Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hari Raya Idul Fitri Tinggal Menghitung Hari, Penjual Ketupat di Kota Bogor Kebanjiran Orderan

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 27 Maret 2025 | 13:10 WIB
Potret saat warga tengah menganyam ketupat
Potret saat warga tengah menganyam ketupat

RADAR BOGOR - Lebaran Idul Fitri tinggal menghitung hari. Geliat ekonomi pun mulai dirasakan oleh penjual ketupat di Kota Bogor. Pada momen ini mereka ngaku dagangannya kebanjiran orderan.

Hal itu sepeti yang diutarakan oleh pemilik salah satu rumah produksi ketupat di Kelurahan Cimahpar, Asep Sapdian. Lonjakan pesanan itu mulai Ia rasakan di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Asep menyebut ini bukan hanya dirasakan oleh dirinya tetapi di sejumlah rumah produksi lainnya. Sebab memang sedari dulu Kelurahan Cimahpar sudah terkenal sebagai wilayah penghasil ketupat dengan kualitas bagus.

“Sangat tinggi, kalau di lebaran ini saya bisa rebus hingga 4.000 ketupat, mungkin kalau yang lain bisa lebih banyak, karena kalau rumah produksi saya tidak terlalu besar,” beber Asep pada Radar Bogor.

Asep mengutarakan ada tiga ukuran ketupat yang dia jual. Masing-masing ukuran dijual dengan harga berbeda. Dan sistem penjualannya per iket. Satu ikat isi 10 Pcs.

Untuk ukuran kecil, dijual dengan harga Rp20 ribu, kemudian ukuran sedang harganya Rp25 ribu, dan yang terskhir ukuran besar, dijual dengan harga Rp30 ribu. Asep menyebut yang paling banyak diburu yakni ukuran sedang.

“Kami sistemnya Purchase Order (PO), dan jualnya dalam keadaan matang, biasanya kami rebus di tiga atau dua hari jelang lebaran dan di H-1 baru kami antar, langsung kerumah pembeli,” jelas Asep, Kamis (27/3/2025).

Asep memberikan garansi meski tidak menggunakan bahan pengawet, ketupat racikannya tidak cepat basi. Sebab proses perebusannya selama 8 hingga 10 jam.

Tidak hanya itu, dia juga tidak menggunakan beras pada umumnya, tapi beras khusus ketupat. Sehingga warananya putih bersih dan tidak lengket saat dipotong.

Dengan resep itu, Asep mengungkapkan tiap lebaran rumah produksinya bisa meraup omset Rp4 juta hingga Rp8 juta rupiah. Jadi momen ini memang sangat dinanti oleh dirinya. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#hari raya idul fitri #bogor #ketupat