Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Alumni Regina Pacis Bogor Bedah Rumah Mantan Guru, Pemkot: Ini Contoh Kepedulian Nyata

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 27 Maret 2025 | 13:22 WIB
Peresmian bedah rumah guru yang dilakukan alumni Sekolah Regina Pacis Bogor.
Peresmian bedah rumah guru yang dilakukan alumni Sekolah Regina Pacis Bogor.

RADAR BOGOR - Aksi sosial yang dilakukan oleh alumni Regina Pacis Bogor mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Para alumni Regina Pacis gotong royong merenovasi rumah almarhum Cabot Burhana, mantan guru stenografi dan mengetik di sekolah tersebut.

Peresmian rumah yang direnovasi alumni Regina Pacis itu berlangsung di Jalan Dalurung 6, RT 2 RW 7, Bantarjati, Bogor Utara, Rabu (26/3/2025).

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, hadir langsung dan menyebut inisiatif ini bentuk penghargaan dari murid kepada gurunya.

“Sekolah Regina Pacis telah menginvestasikan sumber daya manusia yang luar biasa, terbukti dari bagaimana para alumninya tetap mengingat jasa para guru mereka,” katanya.

Ia menambahkan kepedulian seperti ini perlu dicontoh oleh komunitas lain. Pemkot Bogor sendiri memiliki program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program yang memperbaiki sekitar 6.000 rumah setiap tahun bagian dari visi Bogor Beres-Bogor Maju.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam membantu sesama, terutama guru yang pernah berjasa, menjadi cerminan pendidikan tidak hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga karakter. Ia berharap aksi serupa bisa menginspirasi alumni dari sekolah-sekolah lain.

"Seberapa matang pun perencanaan Pemkot, kami tidak bisa bekerja sendiri. Bantuan dari pihak lain sangat berarti," imbuhnya.

Ketua Koordinator Alumni Regina Pacis, Agung Doni, menjelaskan ide bedah rumah ini muncul secara spontan.

Awalnya, beberapa alumni mengunjungi rumah mantan guru mereka dan mendapati kondisinya sangat tidak layak.

Saat kondisi tersebut dibagikan di grup alumni, banyak yang langsung tergerak untuk membantu. Dalam waktu singkat, penggalangan dana dilakukan dan mendapat respons positif dari banyak alumni.

"Ide ini muncul pada 30 Desember 2024. Pembangunan dimulai pada 20 Januari 2025 dan selesai pada 25 Maret 2025. Dana yang terkumpul mencapai Rp 170 juta, ditambah bantuan berupa bahan bangunan, sehingga totalnya sekitar Rp 250 juta," ungkapnya.

Proses renovasi dilakukan dengan melibatkan tukang bangunan profesional serta tenaga sukarela dari alumni.

Rumah yang sebelumnya dalam kondisi nyaris roboh kini telah diperbaiki dengan struktur yang lebih kokoh dan layak huni.

Bagi alumni Regina Pacis, renovasi rumah ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga penghormatan terhadap jasa guru mereka.

Meskipun Cabot Burhana telah meninggal sejak 1994, alumni ingin memastikan bahwa keluarganya tetap mendapatkan perhatian.

"Pak Cabot adalah sosok yang tegas tapi penuh perhatian. Banyak dari kami yang dulu diajari beliau, dan kini kami ingin membalasnya dengan cara ini," ujarnya.

Renovasi ini menjadi proyek pertama bedah rumah yang dilakukan alumni Regina Pacis. Meski belum ada rencana lanjutan, Agung memastikan bahwa jika ada mantan guru yang membutuhkan bantuan, alumni siap turun tangan. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #Regina Pacis #pemkot