RADAR BOGOR - Pemerintah Kota Bogor bakal menggandeng ratusan toko dan swalayan untuk mengkoneksikan CCTV-nya dalam sistem terpadu bernama Command Center.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan hal ini bertujuan untuk menangani segala praktik pelanggaran yang kerap terjadi secara berulang di Kota Bogor. Seperti aksi vandalisme.
"Saya sudah intruksikan Kadisfominfo untuk membangun command center supaya jangan selalu terulang aksi corat-coret di mana-mana. Karena kami sudsh berulang kali menertibkan namun dicorat-voret lagi," ujar Dedie, Kamis (27/3/2025).
Keberadaan CCTV akan merekam para pelaku vandalisme dan selanjutnya bakal ditindakalnjuti dengan mengidetifikasi wajah atau plat nomornya.
Upaya kolaborasi dipilih Dedie untuk memaksimalkan banyaknya wilayah yang terekam CCTV tanpa perlh banyak mengeluarkan biaya.
Beberapa wilayah yang sudah mulai disasar Dedie antara lain kawasan pecinan Suryakencana, jalan Sholeh Iskandar, dan jalan Pajajaran.
Selain vandalisme, upaya ini dilihat Dedie juga dapat dimanfaatkan untuk mengetahui praktik tindakan kriminal.
"Saya lakukan ini karena merasa punya hutang dengan Almarhumah Noven yang sejak saya jadi Wakil Wali Kota sampai sekarang jadi Walk Kota pelakunua belum juga terungkap," ucap Dedie.
Ia berharap pengalaman tersebut tidak terulang lagi debgan adanya jaringan CCTV yang luas dalam sistem Command Center.(Fat)
Editor : Eka Rahmawati