RADAR BOGOR - Aksi demo yang berlangsung pada Kamis (27/3/2025) lalu berdampak pada kerusakan yang terjadi di area Tugu Kujang.
Teras, aspal, dan tembok Tugu Kujang dipenuhi sticker dan corat-coretan (vandalisme) berisi keluhan peserta aksi demonstrasi mengenai Undang-Undang (UU) TNI. Hal ini pun disesalkan para Tokoh Bogor.
Salah satu Tokoh Bogor, Harlan Bengardi menilai kondisi ini memupuskan upaya perawatan terhadap Tugu Kujang yang telah dilakukan selama ini.
"Setiap tahun kami merawat area Tugu Kujang. Dirapikan, dipasang keramik, diperbaiki plakatnya, dan meminta dinas untuk penghijauan. Karena setiap Agustus Tugu Kujang kami pakai untuk menggelar Festival Merah Putih (FMP)," ujar Harlan kepada Radar Bogor.
Padahal menurutnya aksi demonstrasi yang berniat baik semestinya bisa disampaikan dengan cara yang baik.
Oleh karena itu dirinya berharap ke depan aksi demonstrasi dapat dilakukan dengan lebih baik tanpa harus berdampak pada adanya kerusakan.
Terlebih menurut dia banyak aksi yang telah dilakukan di Tugu Kujang bisa berjalan tanpa adanya dampak kerusakan.
"Ketika menyampaikan kebenaran harus benar dan baik, rendah hati, sabar, keikhlasan. Kalau krmarin sudah di luar koridor yang harusnya dilakukan dengan baik dan benar," ucap Harlan. (Fat)
Editor : Eka Rahmawati