Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tempat Relokasi Dibongkar, Pedagang Kembali ke Bangunan Utama Pasar Sukasari Kota Bogor

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 5 April 2025 | 16:33 WIB
Tempat relokasi dibongkar, pedagang masuk ke bangunan utama Pasar Sukasari, Kota Bogor.
Tempat relokasi dibongkar, pedagang masuk ke bangunan utama Pasar Sukasari, Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Aktivitas perdagangan di Pasar Sukasari, Kota Bogor mulai kembali hidup seiring dengan proses finishing revitalisasi bangunan utama pasar.

Setelah pasar relokasi yang berada di samping dibongkar, pedagang satu per satu mulai kembali ke dalam bangunan permanen Pasar Sukasari yang terdiri dari tiga lantai.

Direktur Operasional Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Abdul Haris Maraden, menjelaskan bangunan utama Pasar Sukasari sudah sejak lama ditempati pedagang malam.

Namun untuk pedagang siang di Pasar Sukasari Kota Bogor, pemindahan baru dilakukan belakangan ini.

“Bangunannya sejak lama sudah ditempati oleh pedagang malam. Kebetulan saja pedagang siang baru dipindahkan saat ini,” ujarnya, Sabtu (5/4/2025).

Ia mengatakan lantai dasar yang kini aktif digunakan merupakan area yang menghadap ke jalan belakang.

Di sanalah para pedagang pasar siang dan malam mulai beraktivitas kembali, berbagi ruang sesuai dengan blok masing-masing.

“Rencana relokasi memang sudah ada tempatnya, satu lantai dengan pedagang malam. Bagi yang sudah booking, silakan menempati kios atau los yang mereka pilih. Bagi yang belum, diberi kesempatan menempati tempat yang diatur oleh unit pasar,” sambungnya.

PPJ memberikan masa tenggang maksimal tiga bulan untuk para pedagang menyelesaikan proses booking tersebut.

Mereka akan mendapatkan tempat dengan status Sertifikat Hak Pemakaian Tempat Usaha (SHPTU).

Untuk lantai satu dan dua, lanjut Haris, diperuntukkan bagi pedagang kering seperti pakaian dan plastik.

Meskipun belum ramai, beberapa kios mulai buka, menunjukkan geliat awal aktivitas ekonomi.

PPJ mengakui masih ada lantai yang belum optimal digunakan. Mereka optimistis seiring berjalannya waktu, bangunan akan selesai sehingga bisa ditempati pedagang.

“Untuk pedagang Pasar Bogor, baru akan kami bicarakan tahapan relokasinya dengan pemerintah daerah,” tutupnya.

Salah satu pedagang yang lebih dulu masuk adalah Iwan (65), pedagang plastik yang membuka usaha di lantai dua. Ia menjadi salah satu yang pertama menempati lantai tersebut.

“Saya memilih masuk duluan karena tempat sebelumnya sudah tidak bisa dipakai. Daripada menunggu terlalu lama, saya buka saja di sini. Mudah-mudahan bisa memancing pedagang lain ikut masuk,” kata Iwan.

Ia menyewa satu kios dengan biaya Rp25 juta per tahun. Meski lebih mahal dibanding tempat sebelumnya, ia mengaku ini adalah pilihan terbaik untuk bisa kembali berjualan.

"Saya dari pasar merdeka, sekarang baru dua hari di sini," ujarnya.

Sementara itu, Yuni, pedagang sayur, juga sudah menempati kios di lantai dasar. Ia sebelumnya menempati kios di pasar relokasi yang kini telah dibongkar.

“Senang akhirnya bisa kembali ke tempat semula. Di dalam lebih tertata dan pembeli juga tahu posisi kita,” ucapnya.

Yuni menempati dua kios dengan sistem SHPTU. Ia membayar Rp4 juta per kios setiap bulan, sehingga total Rp8 juta per bulan untuk dua kios.

"Baru dua hari setelah dibongkar pasar relokasi yang di depan," ungkapnya.

Pedagang lain, Asep, yang berjualan ikan asin dan ikan kering di pasar malam, juga sudah kembali menempati kios di dalam. Ia merupakan pedagang yang sudah lama berjualan di malam hari.

“Saya buka dari sore sampai dini hari. Dulu di luar, sekarang kembali ke dalam. Tempatnya lebih nyaman,” katanya. Ia menyewa satu kios dengan harga Rp6 juta per bulan, juga melalui sistem SHPTU.

Tidak hanya pasar relokasi, deretan pertokoan di sampingnya juga direncanakan akan dibongkar.

Salah satu pedagang di Pasar Sukasari mengaku akan mengikuti proses pembongkaran, namun belum mengetahui secara pasti kapan jadwal akan dilaksanakan.(uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #pedagang #Pasar Sukasari