RADAR BOGOR - Lonjakan penumpang kembali terjadi pada moda transportasi Kereta Api atau KA Lokal Pangrango Bogor-Sukabumi PP di momen pasca Lebaran 2025.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan lonjakan tertinggi penumpang KA Lokal Pangrango terjadi pada H+1 dan H+3 Lebaran (1 dan 3 April 2025).
“KA Lokal Pangrango menunjukkan okupansi yang sangat baik. Bahkan pada beberapa hari tertentu seperti 1 dan 3 April 2025, mencapai okupansi lebih dari 100 persen yakni hingga 117 persen," beber dia kepada Radar Bogor, Minggu (6/4/2025).
Ixfan menyebut KA Lokal Pangrango memang tidak hanya dimanfaatkan warga untuk menjadi moda transportasi mudik tetapi juga dimanfaatkan untuk berwisata.
Secara akumulasi, terdapat 76.480 tiket KA Lokal Pangrango yang sudah berhasil terjual selama periode Angkutan Lebaran (Angleb) mulai dari tanggal 21 Maret hingga 11 April 2025.
Capain itu setara okupansi 87 persen dari total kursi yang tersedia sebanyak 88.000 seat (kursi) yang terbagi dalam 176 perjalanan.
Selain KA Lokal Pangrango, PT KAI Daop 1 juga melayani KA Lokal Siliwangi (Relasi Sukabumi – Cipatat PP).
Selama Angkutan Lebaran 2025 sudah ada 28.493 tiket yang terjual dari total kapasitas yang tersedia sebanyak 62.964 seat.
"Jika ditotal antara KA Lokal Pangrango dan KA Siliwangi hingga saat ini, tiket yang telah terjual mencapai 104.973 tiket dengan okupansi rata-rata sebesar 70 persen dari total kapasitas 150.964 seat," beber Ixfan.
Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Selama masa Angkutan Lebaran 2024 PT KAI (persero) Daop 1 Jakarta mencatat penjualan tiket hanya di angka 92 ribu tiket dari total 128.964 tempat duduk yang disiapkan.
Ixfan memandang peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman dan nyaman selama musim mudik.
"Kami akan terus berkomitmen memberikan layanan terbaik dengan menjamin ketersediaan tempat duduk serta penyesuaian jadwal perjalanan," ujar dia. (fat)
Editor : Yosep Awaludin