RADAR BOGOR - Pemkot Bogor mengimbau masyarakat yang mudik Lebaran agar tidak membawa sanak saudara tanpa persiapan masuk ke Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan para perantau yang datang ke Kota Bogor mesti memiliki persiapan seperti keahlian dan kemampuan bekerja.
"Jangan kemudian masih mencari-cari pekerjaan hingga membebani atau bersaing dengan tenaga lokal di Kota Bogor," ujarnya saat ditemui Radar Bogor, Senin (7/4/2025).
Menurut Dedie, saat ini tenaga lokal yang ada di Kota Bogor juga tengah bersaing dengan ekonomi yang kondisinya tidak baik.
Seperti yang diketahui, terdapat hotel di Kecamatan Bogor Tengah dan Supermarket di Kecamatan Tanah Sareal yang tutup sementara dan akan tutup secara permanen.
Kondisi ini mengancam para pekerja di Kota Bogor yang menggantungkan hidupnya dari pekerjaan di tempat-tempat tersebut.
"Makanya kami menunggu kebijakan nasionalnya seperti apa. Ini mungkin dampak dari efisiensi dan perang tarif secara global. Itu menjadi tantangan kita ke depan," ucap Dedie.
Imbauan ini juga sempat disampaikan Dedie saat memberikan sambutan dalam kegiatan Mudik Gratis yang digelar Polresta Bogor Kota di Balai Kota Jumat (28/3/2025) lalu.
Ia mewanti-wanti pemudik untuk tidak membawa saudara dari kampung halaman datang ke Kota Bogor jika tidak memiliki bekal pengalaman dan pendidikan.
Meskipun dirinya mengatakan Kota Bogor terbuka untuk semua orang. Namun ia menyarankan agar perantau yang datang memiliki pengalaman yang cukup ketika ingin bekerja.
"Nanti kalau bawa teman atau saudara dari Kampung harus dibekali latar belakang pengalaman. Jangan membawa orang yang tanpa pengalaman dan pendidikan," ujar dia.
Ia berharap perantau yang datang tidak membebani Kota Bogor melainkan memperkuat potensi yang dimiliki. (fat)
Editor : Yosep Awaludin