Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gempa Bumi Magnitudo 4,1 yang Mengguncang Kota Bogor Diawali dengan Suara Gemuruh, Begini Penjelasan BMKG

Reka Faturachman • Jumat, 11 April 2025 | 09:49 WIB
Peta pusat gempa magnitudo 4,1 yang mengguncang Kota Bogor Kamis (10/4/2025) malam.
Peta pusat gempa magnitudo 4,1 yang mengguncang Kota Bogor Kamis (10/4/2025) malam.

RADAR BOGOR - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang Kota Bogor pada Kamis (10/4/2025) malam pukul 22.16 WIB.

Tak seperti gempa biasanya, gempa bumi di Kota Bogor ini diawali dengan suara gemuruh begitu kencang bak suara reruntuhan yang menimpa atap rumah.

Fenomena ini pun membuat warga Kota Bogor kebingungan dan merasa khawatir. Terlebih dalam beberapa hari terakhir terdapat peningkatan aktivitas Gunung Gede Pangrango.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono menjelaskan gempa Bogor merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) akibat aktivitas sesar aktif.

"Bukti bahwa Gempa Bogor adalah gempa tektonik tampak pada bentuk gelombang gempa hasil catatan sensor seismik DBJI (Darmaga) dan CBJI (Citeko) dengan karakteristik gelombang S (Shear) yang kuat dengan komponen frekuensi tinggi," jelasnya kepada Radar Bogor, Jumat (11/4/2025)

Hasil analisis mekanisme menunjukkan sumber gempa oleh BMKG menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme geser (strike-slip).

Daryono mengungkapkan episenter Gempa Bogor terletak pada jalur Sesar Sesar Citarik yang memiliki mekanisme geser mengiri (Sidarto, 2008).

"Pembangkit Gempa Bogor diduga kuat adalah Sesar Citarik dengan mekanisme geser mengiri (sinistral strike-slip) sesuai dengan hasil analisis menanisme sumber gempa oleh BMKG," terang dia.

Ia menjelaskan adanya suara gemuruh dan dentuman saat gempa Bogor adalah hal wajar. Suara tersebut muncul karena getaran frekuensi tinggi dekat permukaan, sekaligus sebagai bukti bahwa gempa yang terjadi memiliki kedalaman hiposenter sangat dangkal.

"Semua gempa sangat dangkal disertai dengan suara ledakan, dentuman dan gemuruh," tekan Daryono.

Gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Depok dengan skala intensitas III-IV MMI dan menimbulkan kerusakan ringan pada beberapa bangunan rumah warga di Kota Bogor.

Hingga pagi ini 11 April 2025 pukul 6.00 WIB, hasil monitoring BMKG terhadap Gempa Bogor telah terjadi aktivitas gempa susulan sebanyak 4 kali.

Di antaranya pukul 23.12 WIB (Magnitudo 1,9), pukul 23.14 WIB (Magnitudo 1,7), pukul 1.04 WIB (Magnitudo 1,6), dan pukul 1.38 WIB (Magnitudo 1,7). (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #suara gemuruh #gempa bumi