RADAR BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor melakukan razia pada malam hari di Jalan Ciheuluet, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.
Bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, ia melakukan penggerebekan di salah satu rumah.
Dilansir dan akun media sosial pribadi miliknya @jenalmutaqin_17, terlihat salah satu konsumen tengah membeli minuman haram tersebut.
"Beli apa? minuman apa?" tanya Jenal kepada supir aplikasi online.
Setelah melihat jenis minuman yang dibeli, ia mengambil botol dari supir aplikasi daring (online) tersebut.
"Kita lihat, telepon yang belinya disita Wakil Walikota Bogor, suruh sini orangnya," instruksi Jenal.
Saat memasuki rumah yang menjadi target Razia, ia kaget melihat banyaknya minuman keras yang ada di dalamnya.
"Duh ngerakeun aing mah," tutur Jenal.
Bersama Satpol PP, Wakil Wali Kota Bogor tersebut memeriksa semua minuman yang ada di dalam rumah tersebut.
Setelah melakukan introgasi kepada pemilik, ditemukan bahwa minuman tersebut dijual secara daring (online).
"Ternyata ada yang jual secara online dan itu luput, Bahkan mereka, di kampung iyeu mah, di jero," ujar Jenal Mutaqin.
Ia sempat menanyakan kepada penjual terkait asal usul.
"Akang, tahu engga saya orang asli sini?" tanya Jenal.
Merasa terhina, ia menjabarkan, dirinya membersihkan daerah lain di luar kampung kelahirannya.
"Saya ngerasa dihina kang, saya beresin kampung orang, bebas miras. Kampung kelahiran saya gudangnya malah, kan kurang ajar," jelas Jenal.
Ia membeberkan, dirinya telah menyidak banyak warung yang menjual jenis minuman serupa.
"Bersih keras sidak warung-warung, ternyata jualannya online," lanjutnya.
Wakil Wali Kota Bogor pun meminta masyarakat untuk membantu pemerintah.
"Bagi warga Bogor bantu pemerintah, bantu kami untuk membawa bogor lebih berkah dan lebih sehat," tandasnya.
Hal ini, Jenal menyampaikan, agar generasi muda aman.
"Generasi muda ke depan tidak terganggu dengan hal-hal yang seperti ini," pungkasnya.
Sebagai informasi, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin Bersama Satpol PP dan Camat Bogor Timur menggerebek salah satu rumah.
Saat penggerebekan, ditemukan 1.787 botol miras yang jumlahnya sama dengan hasil razia di bulan Ramadan lalu yang mencapai 1.792 botol.