Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bantu Ringankan Warga Terdampak Longsor Batutulis, Pemkot Bogor Salurkan Ratusan Paket Sembako

Dede Supriadi • Senin, 14 April 2025 | 20:09 WIB
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor Eko Prabowo menyalurkan bantuan paket sembako kepada 95 KK korban terdampak longsornya Jalan Saleh Danasasmita, pada Senin (14/4/2025).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Bogor Eko Prabowo menyalurkan bantuan paket sembako kepada 95 KK korban terdampak longsornya Jalan Saleh Danasasmita, pada Senin (14/4/2025).

RADAR BOGOR - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kota Bogor menyalurkan bantuan paket sembako kepada 95 kepala keluarga (KK) yang berlokasi di Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, pada Senin (14/4/2025).

Kepala UPZ Kota Bogor, Abdul Wahid mengatakan bahwa bantuan itu diberikan kepada warga terdampak longsornya Jalan Saleh Danasasmita.

“Mayoritas warga yang diberi bantuan adalah mereka yang merasakan langsung dampak secara ekonomi. Sebab, mayoritas penerima bantuan adalah pedagang di area sekitar. Bencana itu berdampak kepada perputaran ekonomi, apalagi akses jalan terputus,” ujar Wahid kepada wartawan.

Selain UPZ, kata Wahid, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor ikut menyumbang 25 paket sembako dan 50 paket dari Perumda Tirta Pakuan.

“Pemberian bantuan ini adalah bentuk kepedulian Pemkot Bogor terhadap warga terdampak bencana,” ucapnya.

Wahid menegaskan bahwa paket sembako tersebut berasal dari zakat aparatur sipil negara (ASN) Kota Bogor. Bantuan tersebut, sambung dia, diserahkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan (Aspemkesra) Pemkot Bogor, Eko Prabowo, didampingi lurah, camat, Kapolsek, dan danramil Bogor Selatan.

Lebih lanjut, kata dia, dalam sebulan UPZ bisa mengumpulkan anggaran zakat sebesar Rp180 hingga Rp200 juta. Nantinya, dana itu dialokasikan untuk pembayaran klaim BPJS Ketenagakerjaan bagi imam masjid, marbot, majelis taklim, pimpinan pondok pesantren, dan PKK.

“Jumlah keseluruhan untuk klaim BPJS Ketenagakerjaan ada 3.500 orang,” ucap Wahid.

Ia menambahkan, UPZ juga mengembalikan dana zakat terikat sebesar 75 persen dari total zakat yang disetorkan oleh Perumda PPJ, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinsos, dan kecamatan.

“Jadi 2,5 persen dari gaji ASN untuk zakat. Tapi memang tidak semua. Ada yang tidak ikut, dan hanya sebatas berinfaq saja,” tandasnya.(ded)

Editor : Dede Supriadi
#kota bogor #pemkot bogor #Unit Pengumpul Zakat