RADAR BOGOR - Belasan tempat usaha di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, terpaksa tutup.
Warung, kios, ruko, dan restoran di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis ini tidak dapat didatangi pengunjung dan pembeli karena terisolir.
Jalan menuju tempat tersebut ditutup total dengan deretan beton imbas adanya bencana tanah ambles di Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, pada Selasa (4/3/2025) lalu.
Seorang pemilik toko, Sahrul mengatakan ia bersama pemilik kios dan ruko lain tidak ada pemasukan sama sekali sejak bulan lalu. Mereka mengalami kerugian besar sehingga terpaksa harus menutup usahanya.
“Di deretan ini ada 6 usaha yang tutup. Ada tukang buah, sembako, kusen kayu, restoran ayam goreng Lotus, dan Restoran Lavetta. Mereka tutup duluan karena statusnya di sini mengontrak. Sekarang mungkin mencari tempat baru,” ujarnya kepada Radar Bogor, Selasa (15/4).
Meski tidak ada pemasukan selama sebulan terakhir, Sahrul tetap bertahan dan tetap membuka toko spare part motornya.
Dia tak memiliki pilihan lain karena toko itu miliknya sendiri sehingga dirinya tak bisa pindah seperti pelaku usaha lain sembari menunggu adanya kebijakan dari Pemerintah Daerah.
Diakuinya upaya peninjauan dan assesment sudah beberapa kali dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Namun hingga saat ini dirinya belum juga mendapat solusi atas persoalan tersebut.
“Kemarin ada alat berat saat Gubernur ke sini, saya pikir untuk memperbaiki jalan, ternyata bukan. Alat berat itu dibawa pergi lagi,” ucap dia.
Sahrul juga mengaku belum mendapat kompensasi atas kerugian yang dideritanya. Bantuan yang baru diterimanya hanya berupa sembako saja.
“Belum dapat kompensasi apa-apa baik itu dari Kelurahan, Kecamatan, dan pimpinan daerah. Jangan kan ganti rugi, pendataan juga belum ada,” keluh Sahrul.
Dirinya amat berharap pejabat terkait bisa segera memberikan solusi atas terputusnya Jalan Saleh Danasasmita.
Minimal menurutnya, Pemerintah Kota Bogor memperbaiki turap yang rawan longsor di dekat underpass Batutulis. Sehingga akses menuju tempat usahanya bisa terbuka kembali,
Karena ia dan keluarganya tidak bisa bila harus bertahan dengan kondisi mengenaskan itu selama beberapa bulan ke depan. Sementara kebutuhan mesti dipenuhi setiap hari.
Selain usaha yang tutup warga di wilayah ini juga kehilangan pekerjaan. Mereka dirumahkan usai tempat kerjanya yakni Restoran Levetta tutup operasional selama 6 bulan.
Lurah Lawanggintung, Erika Sriwahyuni menyebut total ada 10 UMKM dan satu restoran besar yang terimbas penutupan Jalan Saleh Danasasmita.
Kebanyakan di antara mereka menjual jajanan, sembako, dan buah. Terdapat pula toko spare part motor dan jasa cukur.
Erika menjelaskan penutupan Jalan dilakukan untuk mencegah adanya jatuh korban. Karena area Jalan Saleh Danasasmita khususnya di dekat underpass Batutulis masih rawan longsor.
“Kami sering turun ke bawah seperti ini untuk melihat kondisi terkini dan mendengar keluhan warga. Mereka meminta adanya percepatan penanganan supaya usahanya hidup lagi,” ungkap dia.
Ia menyebut pihaknya sudah beberapa kali menyalurkan bantuan sembako yang berasal dari UPZ, Baznas, Perumda Tirta Pakuan, maupun Dinas Sosial.(fat)
Editor : Alpin.