RADAR BOGOR - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya meluruskan pernyataannya terkait penggunaan strobo pada kendaraan dinas pejabat daerah.
Klarifikasi itu disampaikan Bima Arya pada Jumat (18/4), menyusul viralnya mobil dinas Wakil Wali Kota Bogor Jenal Muttaqin yang dimodifikasi menyerupai kendaraan patroli Dinas Perhubungan (Dishub).
Bima Aryamenegaskan pernyataan sebelumnya soal larangan penggunaan strobo ditujukan untuk kendaraan dinas pejabat tinggi negara. Pernyataan itu bukan kepada inovasi seperti yang dilakukan Wakil Wali Kota Jenal.
"Maksud saya soal strobo itu ke fasilitas pejabat tinggi. Kalau soal Kang Wakil (Wakil Wali Kota Bogor) saya dukung Keren!" ungkap Bima Arya.
Menurut Bima, penanganan kemacetan di Kota Bogor memang memerlukan terobosan-terobosan segar.
Ia bahkan memberikan dukungan terbuka melalui kolom komentar pada unggahan Instagram Jenal. "Lanjutkan Pak Wakil," tulis akun @bimaaryasugiarto.
Sebelumnya, mobil dinas Jenal Muttaqin menuai sorotan karena tampilannya yang nyentrik. Hyundai Ioniq 5 miliknya dimodifikasi dengan stiker biru-putih khas Dishub dan dipasangi strobo di atapnya.
Jenal menjelaskan perubahan itu dilakukan atas inisiatif pribadi dengan tujuan membantu mengurai kepadatan angkot di lapangan.
Dalam unggahannya di Instagram, Jenal pun menegaskan komitmennya sebagai pejabat yang disumpah untuk mengurus Kota Bogor. Ia meminta publik untuk memahami niat di balik aksinya yang tidak biasa.
"Saya digaji dan disumpah untuk ngurus kota. Jangan halangi saya selama untuk kebaikan. Jika cara yang salah, mohon maaf. Karena memang ngurus Bogor tidak bisa biasa saja," tulisnya. (uma)
Editor : Yosep Awaludin