Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Belasan Grup Pengamen di Kota Bogor Jalani Audisi, Berlomba Dapat Tempat Berkarya di Taman dan Kafe

Reka Faturachman • Selasa, 22 April 2025 | 14:20 WIB
Sejumlah kelompok pengamen jalanan tampil dipanggung acara seleksi seniman dan pengamen dengan domisili KTP Kota Bogor di Taman Ekpresi, Kelurahan Sempur, Kota Bogor, Selasa (22/4/25).
Sejumlah kelompok pengamen jalanan tampil dipanggung acara seleksi seniman dan pengamen dengan domisili KTP Kota Bogor di Taman Ekpresi, Kelurahan Sempur, Kota Bogor, Selasa (22/4/25).

RADAR BOGOR - Belasan grup band pengamen jalanan mengikuti audisi yang diselenggarakan Pemerintah Kota Bogor di Taman Ekspresi, Kecamatan Bogor Tengah pada Selasa (22/4/2025).

Mereka tampil secara bergantian membawakan lagu-lagu andalan ke hadapan juri dan masyarakat yang menonton.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan audisi ini merupakan salah satu upaya Pemkot Bogor memberantas premanisme dan pengamen di Kota Bogor.

Pemberantasan dilakukan bukan hanya dengan penertiban namun juga menyediakan solusi bagi para pengamen dengan menyediakan spot khusus untuk berkarya.

"Para pengamen akan kami naikan kelasnya menjadi seniman. Mereka akan menyanyi di Taman-Taman Kota. Namun sebelum itu kami akan seleksi dulu lewat audisi ini," ujar Jenal kepada Radar Bogor.

Ia menyebut saat ini pihaknya sudah menyediakan 12 spot bernyanyi di sejumlah Taman Kota. Spot itu akan difasilitasi dengan atap, sambungan listrik, dan pengeras suara (sound system).

Dengan begitu para pengamen ini bisa tampil dengan maksimal dan dapat menghibur para pengunjung taman.

Para pengamen akan bernyanyi di taman-taman tersebyt setiap hari secara bergilir dan bergantian.

Sehingga semuanya dapat merasakan spot yang ramai dikunjungi wisatawan.

Selain di taman Jenal menyebut pihaknya juga akan bekerja sama dengan kafe, warung tendaan, dan restoran sehingga para pengamen ini bisa 'manggung' di sana.

"Akan kami surati mereka. Supaya kami bisa menitip teman-teman seniman jalanan ini sehingga bisa tampil di sana san mencari penghasilan dengan bakat musiknya," tegas Jenal.

Dari total sekira 400 pengamen yang ada di Kota Bogor ada 17 grup pengamen yang ikut audisi dalam kesempatan ini.

Setiap grup berisi 4-5 orang pengamen. Jenal mengakui upaya ini belum bisa 100 persen memberantas pengamen di Kota Bogor.

Oleh karena itu pihaknya akan terus berupaya merangkul seluruh pengamen untuk bisa mendapat kesempatan yang sama.

"Pasti masih ada yang belum terangkul. Kalau ada pemngamen yang meresahkan masyarakat silahkan difoto saja dan dilaporkan ke Instagram saya. Apalagi ngamennya maksa dan bau miuman beralkohol. Akan kami amankan, edukasi, dan dilatih untuk direkrut jadi seniman," terang dia.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih menyebut taman-taman yang akan dipakai sebagai spot manggung para pengamen di antaranya di Alun-Alun, Taman Sempur, Taman Heulang, Taman Kencana.

"Kami akan mendukung penuh program ini. Kami akan menyiapkan aliran listriknya dan panggung semi permanen serta mjni garden," beber Esti. (Fat)

Editor : Alpin.
#kota bogor #seniman #pengamen jalanan