Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Penjual Tramadol Ilegal di Kota Bogor Diringkus Polisi, Ditemukan Ratusan Butir Obat Keras Siap Jual

Reka Faturachman • Kamis, 24 April 2025 | 08:31 WIB
Penggeledahan terduga pelaku penjual obat keras ilegal di Kota Bogor.
Penggeledahan terduga pelaku penjual obat keras ilegal di Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Seorang penjual obat keras tertentu (OKT) ilegal berinisial J diringkus polisi di Kampung Kebon Kopi, Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor Rabu (23/4/2025) malam.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo mengatakan penangkapan tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas jual beli obat keras ilegal.

Dalam operasi penindakan yang dipimpin oleh Unit Opsnal 1 Satres Narkoba, petugas menemukan sejumlah barang bukti obat keras ilegal.

"Yakni 470 butir obat keras jenis Trihexyphenidyl, 70 butir Tramadol, serta uang tunai sebesar Rp100.000 yang diduga merupakan hasil transaksi penjualan," ujar Eko.

Ia menyebut barang-barang tersebut ditemukan petugas di dalam lemari kamar tamu kediaman terduga pelaku J.

Eko menyebut terduga pelaku memperoleh obat-obatan tersebut dengan cara membeli dari wilayah Tanah Abang seharga Rp1.200.000.

Obat keras itu kemudian dijual kembali untuk memperoleh keuntungan pribadi. "Dia mengaku telah lima kali melakukan pembelian obat ilegal tersebut," imbuh dia.

Saat ini, terduga pelaku dan seluruh barang bukti telah diamankan di Kantor Satres Narkoba Polresta Bogor Kota untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Terduga pelaku disangkakan melanggar ketentuan Pasal 196 dan/ atau Pasal 197 Undang-Undang RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang mengatur mengenai larangan pengedaran obat tanpa izin edar resmi.

"Polresta Bogor Kota berkomitmen memberantas peredaran gelap obat-obatan terlarang. Kami mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat," tegas Eko. (fat)

Editor : Yosep Awaludin
#bogor #Kapolresta bogor kota #obat keras