Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkot Bogor dan GAIN Dorong Peningkatan Gizi Lewat Bansos Beras Fortifikasi

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 29 April 2025 | 21:15 WIB
Peserta Gerakan Pangan Murah di Kota Bogor menerima bantuan beras fortifikasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan gizi masyarakat.
Peserta Gerakan Pangan Murah di Kota Bogor menerima bantuan beras fortifikasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan gizi masyarakat.

RADAR BOGOR - Pemerintah Kota Bogor, bekerja sama dengan Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN), baru saja meluncurkan sebuah inisiatif.

Inisiatif yang fokus pada inovasi ini bertujuan meningkatkan gizi masyarakat.

Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah yang berlangsung pada 23 dan 29 April 2025, mereka memperkenalkan beras fortifikasi sebagai bagian dari program bantuan sosial (bansos).

Program ini ditujukan untuk masyarakat rentan seperti ibu hamil, balita, lansia, dan perempuan pekerja.

Beras fortifikasi, yang diperkaya dengan zat besi, asam folat, dan vitamin B kompleks, menjadi salah satu solusi mengatasi masalah kekurangan gizi. Pemerintah Kota Bogor menganggap penting peranannya dalam meningkatkan akses terhadap pangan yang lebih bergizi.

Apalagi beras fortifikasi telah diakui oleh pemerintah pusat sebagai bagian dari cadangan beras nasional. Beras ini juga akan masuk ke program bantuan sosial.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dalam sambutannya mengatakan kolaborasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah mendukung program nasional terkait pemenuhan gizi yang lebih baik bagi masyarakat.

"Melalui RPJMN 2025–2029, beras fortifikasi sudah menjadi bagian dari cadangan beras pemerintah. Kami di Bogor ingin memastikan langkah ini tidak hanya dimulai di tingkat nasional, tetapi juga mulai dirasakan langsung oleh warga kami," jelasnya, Selasa (29/4/2025).

Sekitar 400 warga Kota Bogor, yang sebagian besar merupakan ibu hamil, ibu balita, lansia, dan pekerja perempuan, menerima bantuan beras fortifikasi selama kegiatan ini.

Selain menerima bantuan, mereka juga diajak berpartisipasi dalam berbagai aktivitas.

Salah satunya permainan tebak beras fortifikasi. Permainan ini mengedukasi masyarakat tentang manfaat gizi dari beras tersebut.

Salah satu warga, Inge Rahmayani (34) dari Sindang Barang menuturkan beras fortifikasi ini bermanfaat. Sebab membantu dirinya untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang.

"Saya suka banget beras ini. Penting sekali buat ibu hamil seperti saya karena gizinya lengkap," ungkapnya.

Keberhasilan kegiatan ini tak hanya terletak pada distribusi beras, tetapi juga pada perubahan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi pangan bergizi dalam keseharian mereka.

Program ini juga menunjukkan bagaimana pemerintah daerah dapat mengambil peran aktif dalam memperkuat sistem perlindungan sosial berbasis gizi. Serta menjawab tantangan gizi buruk yang masih menjadi masalah di banyak wilayah.

Kolaborasi antara Pemkot Bogor dan GAIN diharapkan bisa memperluas akses terhadap pangan fortifikasi dan memperbaiki kualitas gizi masyarakat. Terutama bagi kelompok yang paling membutuhkan.

Dengan adanya kegiatan ini, Kota Bogor tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelopor dalam mengimplementasikan inovasi gizi di tingkat lokal.

Pemkot Bogor berkomitmen untuk terus mengembangkan integrasi beras fortifikasi dalam program bantuan sosial ke depan, agar lebih banyak warga yang bisa merasakan manfaatnya. (uma)

Editor : Alpin.
#gain #Bansos Beras #pemkot bogor