Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Gara-gara Nunggak Bayaran, Siswi Asal Mulyaharja Kota Bogor Ini Terpaksa Tidak Bisa Ikut UAS

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 7 Mei 2025 | 11:37 WIB
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin saat mendatangi rumah Nabila. Siswi yang terpaksa tidak bisa ikut UAS akibat nunggak bayaran
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin saat mendatangi rumah Nabila. Siswi yang terpaksa tidak bisa ikut UAS akibat nunggak bayaran

RADAR BOGOR - Kisah pilu datang dari seorang pelajar asal Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Dia terpaksa tidak bisa ikut Ujian Akhir Sekolah (UAS) lantaran nunggak bayaran.

Pelajar asal Mulyaharja itu bernama Nabila Oriza. Dia baru saja berusia 16 tahun. Saat ini dirinya tengah mengenyam pendidikan di salah satu sekolah di Desa Tamansari, Kabupaten Bogor.

Keluarga Nabila boleh dibilang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Ayahnya seorang juru parkir. Tunggakan bayaran disekolahnya pun numpuk.

Bukan cuma tidak bisa ikut ujian. Karena keterbatasan ekonomi ini, Nabila sempat terfikir untuk berhenti sekolah. Sebab khawatir menjadi beban orang tuanya.

Bingung dengan kondisi tersebut, Nabila pun akhirnya mengeluhkan kondisinya ke salah satu postingan Instagram Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Netizen pun sontak menandai komentar Nabila ke para aparatur pemerintahan setempat. Salah satunya akun instagram milik Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

Jenal pun turut prihatin melihat kondisi tersebut. Politisi Partai Gerindra itupun sontak bergegas mendatangi rumah Nabila, Senin (5/5/2025).

“Begitu saya terima pesan di Instagram bahwa anak ini tidak bisa ujian karena ada tunggakan, terketuk hati saya. Saya langsung datangi, diantar Pak Lurah, dan saya juga langsung temui kepala sekolah di rumahnya,” terang Jenal.

Setibanya di rumah Nabila, Jenal pun turut mendengarkan segala keluh kesahnya. Dan ternyata usut punya usut sosok Nabila rupanya pelajar yang memiliki segudang prestasi.

Hal ini semakin memantapkan Jenal untuk membantu Nabila. Ia pun langsung melunasi segala tunggakan biaya sekolahnya.

Dan akhirnya gadis tersebut tersenyum lebar, dia bisa kembali UAS bersama teman-teman lainnya.

“Kita bereskan semua tunggakannya dan dia bisa ikut ujian. Ternyata Nabila adalah murid yang berprestasi di sekolahnya. Beberapa kali juara dan mendapatkan piala serta piagam,” tutur Jenal Mutaqin.

Tidak hanya itu, Jenal pun turut memberikan lapangan pekerjaan untuk ayahnya Nabila. Sang kepala keluarga itu diminta untuk menjadi petugas kebersihan di Balaikota Bogor.

“Warga Kota Bogor, pemerintah hari ini hadir. Jangan pernah merasa sendirian. Bahkan jika ada kasus serupa di wilayah lain, Insyaallah akan kita bereskan," tutur Jenal.

"Apalagi jika menyangkut masalah kesehatan dan pendidikan, karena mereka adalah penerus generasi kita menuju generasi emas,” pungkasnya. (rp1)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #mulyaharja #pelajar #Nunggak Bayaran