Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

PT KAI Daop 1 Jakarta Bakal Tutup 40 Titik Perlintasan Sebidang Tahun Ini, Termasuk Wilayah Bogor

Reka Faturachman • Rabu, 7 Mei 2025 | 15:00 WIB
Petugas PT KAI Daop 1 Jakarta bersama BTP Kelas 1 Jakarta, menutup perlintasan sebidang liar di Kota Bogor, Rabu (30/4/2025).
Petugas PT KAI Daop 1 Jakarta bersama BTP Kelas 1 Jakarta, menutup perlintasan sebidang liar di Kota Bogor, Rabu (30/4/2025).

RADAR BOGOR - Maraknya kecelakaan lalu lintas yang terjadi di perlintasan sebidang mendorong PT Kereta Api indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta menggencarkan penutupan perlintasan sebidang.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwinto menyebut, pada tahun ini pihaknya menargetkan ada 40 titik perlintasan sebidang yang bakal ditutup selama tahun 2025 ini.

"Ini upaya kami dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api (KA) serta pengguna jalan. Penutupan inj kami lakukan bersama dengan bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Jakarta," ujarnya.

Ia menjelaskan kegiatan penutupan ini merupakan bagian dari komitmen mereka bersama untuk mengurangi risiko kecelakaan yang sering terjadi di perlintasan sebidang, khususnya yang tidak resmi atau tidak dijaga.

Terlebih kini frekuensi perjalanan kereta berdasarkan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 kian meningkat.

Penutupan perlintasan kereta sebidang ini sudsh intensif dilakukan PT KAI sejak awal tahun 2025 lalu. Hingg hari ini Ixfan mengebut sudah ada 24 titik perlintasan yang telah ditutup.

"Sisanya Lintas Manggarai-Bogor ada tiga titik dan Bogor-Sukabumi tiga titik," beber Ixfan kepada Radar Bogor, Rabu (7/5/2025).

Ixfan mengungkapkan bahwa hingga akhir April 2025 lalu telah tercatat sebanyak 75 kejadian kereta api tertemper, baik dengan kendaraan bermotor, pejalan kaki, maupun hewan.

“Dari total 75 kejadian tersebut, 55 di antaranya terjadi sepanjang triwulan pertama tahun ini. Rinciannya: Januari 10 kejadian, Februari 23 kejadian, dan Maret 22 kejadian. Sementara itu, pada April hingga hari ini tercatat telah terjadi 20 kejadian,” jelas Ixfan.

Terkini, kecelakaan terjadi di perlintasan resmi JPL 26, Bojonggede pada Selasa (6/5/2025) malam sekira pukul 21.46 WIB.

Satu unit mobil truk box menemper KA 1459 relasi Cilebut–Jakarta Kota. Insiden ini diduga terjadi karena ban mobil tersebut tersangkut pada rel. Akibatnya mobil dan lokomotif KA 1459 itu pun mengalami ringsek.

Ixfan mengatakan, Masinis KA segera melaporkan kejadian kepada petugas operasional. Tindak lanjut pun cepat dilakukan, di antaranya Petugas Keamanan Dalam (PKD) Stasiun Bojonggede yang tiba di lokasi pukul 21.48 WIB untuk melakukan pengamanan perjalanan kereta.

Evakuasi truk box berhasil diselesaikan pada pukul 22.10 WIB, dan jalur hulu dinyatakan preipal serta kembali dapat dilalui oleh KA.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian seperti ini bisa membahayakan perjalanan kereta dan pengguna jalan. PT KAI terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan instansi terkait untuk mengusut penyebab kejadian serta memastikan keselamatan operasional KA,” ujar Ixfan

Dirinya pun mengimbau para pengguna jalan maupun pejalan kaki agar selalu mendahulukan perjalanan kereta api dan mematuhi seluruh rambu serta sinyal yang ada demi keselamatan bersama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhenti saat sinyal berbunyi, palang pintu tertutup, atau terdapat isyarat lain bahwa KA akan melintas. Tengok kanan dan kiri sebelum menyeberang, serta utamakan perjalanan kereta api,” pungkas Ixfan.(fat)

Editor : Alpin.
#bogor #Penutupan Perlintasan KA #pt kai