Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sampah Numpuk di Jalan Kedung Badak Bogor, Camat Tanah Sareal Janji Perketat Pengawasan

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 13 Mei 2025 | 14:49 WIB
Nampak tumpukan sampah di simpang Jalan Kedung Badak menuju Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (13/5/2025).
Nampak tumpukan sampah di simpang Jalan Kedung Badak menuju Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (13/5/2025).

RADAR BOGOR - Tumpukan sampah di Kota Bogor menjadi persoalan serius, karena tumpukan sampah ditemukan di sejumlah titik.

Seperti tumpukan sampah di simpang Jalan Kedung Badak menuju Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (13/5/2025).

Berdasarkan pantauan Radar Bogor di lokasi, tumpukan sampah menjalar di sepanjang jalan dan menggunduk.

Sampah rumah tangga hingga ranting pohon kering tampak mendominasi. Kondisi tumpukan sampah itu turut dikeluhkan oleh warga sekitar.

Sebab tiap kali hujan, area Jalan Kedung Badak kerap mengeluarkan bau tidak sedap dan menyengat.

Camat Tanah Sareal, Adithya Bhuana membenarkan kondisi tersebut. Dia menjelaskan tumpukan sampah itu bukan hanya berasal dari warga sekitar, tetapi dari para pengguna jalan yang melintas di area jalan.

“Itu sudah pernah kami bersihkan beberapa minggu lalu, kemungkinan warga yang lewat buang (sampah) di lokasi tersebut,” beber Adithya pada Radar Bogor.

Adithya menerangkan pihaknya pun sudah rutin melakukan pengawasan. Namun memang tidak setiap waktu.

Oleh karenanya dia berencana bakal membuat papan larangan buang sampah di area tersebut.

Bukan cuma itu, Adithya mengklaim bahwa pihaknya rutin melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi tumpukan sampah.

“Himbauan untuk tidak membuang sampah sudah sering, kepada para warga, cuma memang kami tidak stand by, bisa saja membuat papan larangan untuk pengawasan lebih ketat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Deden Adi Suryadi menerangkan Jalan Kedung Badak memang menjadi salah satu area yang mendapatkan pelayanan.

Namun ketimpangan jumlah armada dengan kuantitas sampah membuat pihaknya tidak bisa optimal.

Dia berjanji bakal mengkaji skema pelayanan agar semua area bisa terjamah.

“Kami kesana rutin, tapi karena sampahnya melebihi kapasitas dan pelayanan kami terbatas jadi tidak maksimal. Nanti kami kaji lagi. Kalau kami ambil semua disana yang lain juga entar gimana,” ucapnya.

Deden berharap adanya kesadaran dari warga dan pengguna jalan terkait pembuangan sampah.

Baginya masalah ini harus dikerjakan secara bersama. Termasuk pemerintah setempat diminta rutin pula untuk melakukn pengawasan.(rp1)

Editor : Alpin.
#kota bogor #Tanah Sareal #sampah