Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

223 Orang Jadi Korban Dugaan Keracunan MBG, Puluhan Mahasiswa di Kota Bogor Gelar Aksi Unjuk Rasa

Reka Faturachman • Rabu, 14 Mei 2025 | 17:04 WIB
Aksi unjuk rasa mahasiswa di Kota Bogor yang memprotes program MBG, Rabu (14/5/2025).
Aksi unjuk rasa mahasiswa di Kota Bogor yang memprotes program MBG, Rabu (14/5/2025).

RADAR BOGOR - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (Badko) Jakarta-Jawa Barat menggelar aksi demonstrasi di Balai Kota Bogor, Rabu (14/5/2025) sore.

Dalam aksi itu, mahasiswa memprotes program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga telah membuat 223 orang keracunan di Kota Bogor.

Koordinator Lapangan HMI, Irfan Yoga dalam orasinya meminta agar program MBG dievaluasi besar-besaran. Tak terkecuali bagi para penyelenggara program ini.

"Program yang digadang-gadang bisa memperbaiki gizi pelajar untuk mencapai Indonesia Emas 2045, malah justru (diduga) meracuni mereka," tegas Irfan.

Irfan mengatakan dalam aksi itu mereka menyampaikan tiga poin tuntutan. Pertama ia menuntut Presiden dan pihak yang terlibat dalam MBG harus bertanggungjawab.

"Kami juga menuntut untuk penjarakan penyelenggara MBG yang telah meracuni anak-anak bangsa," tekan dia.

Terakhir, Irfan mendesak Pemerintah agar program MBG untuk berhenti diberikan pada jutaan anak bangsa di Indonesia.

Tak hanya di depan Balai Kota Bogor, aksi demonstrasi juga digelar para mahasiswa di depan Istana Bogor. Demo ini juga sempat diwarnai dengan aksi bakar ban.

Berdasarkan data Dinkes Kota Bogor pada Senin (12/5/2025) siang, terdapat 223 orang yang menjadi korban dugaan keracunan MBG.

Sebanyak 18 orang di antaranya masih menjalani rawat jalan di RS.

Dari total 13 penerima manfaat program MBG yang diampu SPPG Yayasan Bosowa Bina Insani ada para korban datang dari sembilan sekolah berbeda.

Di antaranya TK Bina Insani (28 orang), SD Bina Insani (13 orang), SMP Bina Insani (96 orang), SMA Bina Insani (1 orang).

Kemudian SDN Kukupu 3 (8 orang), SDN Kedung Waringin (7 orang), SMP Bina Greha (8 orang), SDN Kedung Jaya 1 (16 orang) dan SDN Kedung Jaya 2 (46 orang). (Fat)

Editor : Alpin.
#kota bogor #keracunan mbg #demo mahasiswa