RADAR BOGOR - Ratusan botol Minuman Keras (Miras) diamankan Polresta Bogor Kota. Barang memabukan itu didapati lewat Patroli Antisipasi Malam Minggu (17/5/2025).
Pada patroli kali ini, Polresta Bogor Kota menggandeng anak-anak muda. Total ada 15 orang yang dilibatkan. Mereka tergabung dalam tim Sahabat Raimas Presisi.
Anak- anak muda itu diajak Polresta Bogor Kota untuk menyisir para pedagang miras yang disinyalir ilegal. Seperti yang ada di Pandu Raya, Jalan Sholeh Iskandar, Sukasari, dan di Kampung Cincau Bogor Tengah.
Dari 4 titik itu mereka berhasil mengamankan 305 botol Miras. Mereknya cukup beragam, namun minuman ciu yang paling banyak ditemukan.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo mengapresiasi keterlibatan aktif anak-anak muda tersebut.
Dia menerangkan langkah tersebut akan menjadi gerakan kolektif untuk menciptakan ketertiban umum.
“Jadi mereka ada rasa memiliki untuk menjaga ketertiban umum di tempat kelahirannya. Jika kami seorang, jumlah anggota tidak sebanding dengan total penduduk, jadi peran mereka sangat penting,” ujar Eko.
Eko menyebut keterlibatan anak-anak muda dalam patroli ketertiban umum bukan kali pertama. Bahkan ini sudah ketiga kalinya. Namun tiap kegiatan berlangsung orangnya bergantian.
Tiap pekan Polresta Bogor Kota rutin membuka open recruitmen bagi anak-anak muda yang mau ikut berpatroli. Dan tiap kali pendaftaran dibuka pesertanya selalu membeludak.
“Kalau kami lihat tiap minggunya itu ada 50 sampe 100 orang yang daftar. Cuma kami pilih perwakilan dari 6 wilayah kecamatan. Terimaksih kepada ade-ade semoga jadi ladang ibadah,” beber Eko.
Sementara itu salah seorang peserta, Miftahul Jannah mengaku senang ikut kegiatan tersebut. Dia menerangkan banyak pengalaman yang belum pernah didapatkan.
Mahasiswa Smester 6 Sekolah Vokasi IPB itu menerangkan, dirinya jadi bisa mengetahui modus-modus para penjual miras yang ternyata tidak memiliki izin.
“Ada yang jualannya di mobil, terus juga banyak diantara mereka yang ngaku punya surat izin, tapi pas dicek di barcode perizinannya sama pa polisi ternyata itu tidak kedetek,” terang Jannah.
Jika diberi kesempatan untuk ikut patroli kembali, Jannah menegaskan dirinya akan bersyukur. Sebab dia juga menginginkan Kota Bogor menjadi wilayah yang aman.
Terlebih, Jannah sendiri sering pulang larut malam untuk mengerjakan tugas. Dengan begitu dia jadi tau, titik-titik di Kota Bogor yang rawan aksi kejahatan.
“Iya banyak banget manfaatnya. Kalau minggu depan ada lagi saya mau ikut juga. Oiya saya tau informasi kegiatan patroli ini dari IG Polresta Bogor Kota, jadi yang mau ikut silahkan kepoin aja,” pungkasnya. (rp1)
Editor : Yosep Awaludin