RADAR BOGOR — Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Ranting Tanah Sareal, Kota Bogor, kembali menyelenggarakan kegiatan Wisata Hutan Organik yang sarat inspirasi dan pembelajaran di kawasan Hutan Organik Tanah Sareal, akhir pekan lalu.
Kegiatan yang diselenggarakan IWAPI Ranting Tanah Sareal ini untuk meningkatkan semangat pelestarian lingkungan sekaligus mendorong edukasi ekologis kepada anggotanya,
Kegiatan IWAPI Ranting Tanah Sareal menjadi momen penting dan istimewa karena menghadirkan langsung sosok inspiratif, Rosita.
Ketua Ranting Tanah Sareal, Gita Jayanti mengatakan, Rosita adalah perempuan tangguh yang sudah berhasil mengubah lahan kritis seluas 2.000 meter persegi menjadi kawasan hijau subur seluas 30 hektare, tanpa sokongan dana pemerintah.
"Mandiri tanpa suport dari pemerintah. Seluruh proses penghijauan dilakukan secara mandiri, menunjukkan komitmen luar biasa terhadap pelestarian lingkungan. Untuk memberikan motivasi Iwapi tetap semangat berjuang walaupun keadaan seperti saat ini," ungkap Gita.
Apalagi dengan dedikasi Rosita tak hanya memulihkan alam, dan juga menggerakkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga bumi.
Atas jasanya, masuk dalam nominasi penghargaan Kalpataru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sebuah penghargaan tertinggi bagi pejuang lingkungan hidup di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diajak menyusuri hutan dan mengenal berbagai jenis tanaman serta ternak organik, namun juga belajar langsung tentang upaya rehabilitasi lingkungan berbasis komunitas.
IWAPI Tanah Sareal berharap, pengalaman ini dapat menumbuhkan semangat pelestarian dan kepedulian ekologis di kalangan pengusaha perempuan.
Gita juga menambahi, program ini bukan sekadar wisata, dan juga pembelajaran konkret tentang ketahanan, keberlanjutan, dan aksi nyata menjaga alam.
"Kami ingin anggota IWAPI tidak hanya sukses wirausaha, tapi juga berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan,” ujar Gita.
Hutan Organik ini kini menjadi simbol perubahan. Dari lahan tandus menjadi paru-paru hijau kota, dan dari mimpi seorang perempuan menjadi inspirasi kolektif bagi banyak orang. (mer)
Editor : Alpin.