RADAR BOGOR - Ribuan unit angkot tua yang melebihi ukur teknisnya bakal direduksi Pemkot Bogor pada tahun 2025 ini.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bogor, Dimas Tiko menyebut pada tahun ini pihaknya menargetkan ada 1200 unit angkot tua berusia di atas 20 tahun yang akan direduksi.
Menurutnya ada beberapa angkot tua yang dirazia dan kandangkan di kantor. Setelah cek dan evaluasi ternyata umur teknisnya sudah melalui aturan yang ada.
"Sesuai prosedur dan aturan, kami lakukan analisa dan disampaikan kepada pengusaha harus di P5 atau dibesituakan," ujar Dimas kepada Radar Bogor, Senin (19/5/2025).
Hingga pertengahan Mei 2025 Dimas menyebut sudah ada 500 unit angkot tua yang sudah direduksi pihaknya sejak awal tahun lalu.
Program reduksi ini diharapkan bisa mengurangi jumlah angkot di Kota Bogor yang mencapai 2800 unit.
Jumlah ini ditargetkan turun hingga di bawah 2000 unit pada akhir tahun 2025 mendatang. Program ini dibarengi dengan tidak adanya penambahan angkot atau pemberian izin trayek baru.
"Kami berharap adanya kerja sana dan ketaatan dari pelaku usaha kendaraan. Karena untuk tertib ini harus sama-sama," ucap dia.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mengatakan target reduksi angkot tua tersebut dipasang sebagai jawaban atas janji politiknya yakni menjalankan misi Bogor Lancar.
"Masih banyak PR yang jadi tantangan kepala daerah. Seperti program resuksi angkot yang implementasinya belum tuntas sempurna. Ini akan kami kejar 5 tahun ke depan," ujar Dedie.
Selain itu dirinya juga ingin mempertimbangkan keamanan, kenyamanan, keselamatan para penumpang serta kelaikan kendaraan umum yang ada di Kota Bogor. (fat)
Editor : Yosep Awaludin