Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Penyakit DBD Kembali Merebak di Kota Bogor, Tembus Angka 276 Kasus

Reka Faturachman • Jumat, 23 Mei 2025 | 16:11 WIB
Ilustrasi nyamuk penyebab demam berdarah atau DBD.
Ilustrasi nyamuk penyebab demam berdarah atau DBD.

RADAR BOGOR - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali merebak di Kota Bogor. Ratusan orang warga terjangkit penyakit DBD yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes agypti ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno menyebut di sepanjang bulan Mei 2025 sudah ada 41 kasus DBD di Kota Bogor.

Catatan ini pun menambah angka kasus DBD di tahun 2025 yang kini berjumlah 276 kasus.

"Kasus DBD di tahun 2025 lebih rendah dibandingkan dengan tahun 2024 pada kurun waktu yang sama. Kasus DBD tahun 2024 dari Januari–Mei sebanyak 2.252 kasus," ujar Retno, Jumat (23/5/2025).

Meski begitu, Retno mengatakan pihaknya terus berupaya mengendalikan penyakit ini mengutamakan peningkatan sistem surveilans DBD, pengendalian vector nyamuk, dan kolaborasi lintas sector.

Peningkatan sistem surveilans DBD dilakukan melalui penguatan sistem pencatatan dan pelaporan, penyelidikan epidemiologi oleh Puskesmas, pemetaan kasus, dan analisa data.

"Pengendalian vector nyamuk dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J), penyuluhan, larvasidasi, dan fogging focus oleh Puskesmas, kader, dan masyarakat," bebernya.

Selain itu pihaknya juga berkolaborasi lintas sector menguatkan upaya pencegahan DBD dengan melakukan aksi Gerakan Serentak PSN, penyuluhan, dan pelibatan sumber daya lintas program dan lintas sektor.

"Dampak dari upaya ini kasus DBD berhasil menurun mulai bulan April 2024 hingga saat ini. Begitu juga dalam mengantisipasi kemungkinan kenaikan kasus DBD di musim penghujan (penghujung tahun 2024 hingga awal tahun 2025)," tekan Retno.(fat)

Editor : Alpin.
#kota bogor #dbd #dinas kesehatan