RADAR BOGOR - Tidak adanya perbaikan yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor, memaksa warga Kelurahan Rancamaya dan Bojongkerta memperbaiki jalan rusak di lingkungannya secara swadaya.
Warga Kelurahan Rancamaya dan Bojongkerta, bergotong royong memperbaiki Jalur Relokasi Mandiri yabg juga merupakan perbatasan antara wilayah Kelurahan Rancamaya dan Bojongkerta yang kondisinya berlubang dan sangat terjal.
Tokoh Masyarakat Kampung Relokasi Mandiri, RT 4 Rw 1 Suryadi menyebut warga setempat sudah menunggu perbaikan selama 5 tahun lamanya, namun hal itu tak kunjung diberikan.
Akhirnya mereka berinisiatif memperbaiki jalan tersebut dengan swadaya.
"Akhirnya kami warga dua Kelurahan secara serempak berinisiatif dengan dana seadanya memperbaiki jalanan rusak," ujarnya
Tak hanya aspal jalan yang rusak, penerangan jalan umum di lokasi tersebut juga sangat minim.
Kondisi ini pun dipandangnya mengancam keselamatan warga. Ia bahkan menyebut kondisi ini kerap membuat wrga terjatuh.
Ia pun amat berharap ke depan Pemkot Bogor menaruh perhatian pada warga mengenai berbagai persoalan di jalur tersebut.
"Saya selaku warga yang dulu terdampak relokasi di Batu Tulis berharap adanya perhatian dari Pemkot Bogor," harap dia.
Sebelumnya, Kampung Setu Bereum merupakan kampung relokasi mandiri warga yang terdampak pembangunan double track atau jalur ganda Kereta Api (KA) di Kelurahan Batutulis.
Ketua RW 3 Kelurahan Rancamaya, Adang mengatakan kondisi jalur tersebut memang mengkhawatirkan selain karena curamnya akses jalan namun juga sarana PJU yang sangat terbatas.
"Jalannya gelap, ada beberapa PJU yang memakai tenaga surya, namun kerap kali mati. Kami sangat berharap Pemkot Bogor melalui dinas terkait bisa memperbaiki dan melakukan penambahan beberapa titik PJU susulan karena kami khawatir ada tindak kejahatan," ujar dia. (Fat)
Editor : Alpin.