Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dari Biopori hingga Inovasi Warga Kota Bogor, Verifikasi Bogorku Bersih 2025 Temukan Banyak Harapan

Fikri Rahmat Utama • Senin, 26 Mei 2025 | 15:17 WIB
Suasana verifikasi lapangan oleh relawan Bogorku Bersih 2025 di salah satu perumahan peserta lomba.
Suasana verifikasi lapangan oleh relawan Bogorku Bersih 2025 di salah satu perumahan peserta lomba.

RADAR BOGOR – Program Bogorku Bersih 2025 resmi memasuki tahap verifikasi lapangan. Sebanyak 680 RT di 68 kelurahan, Kota Bogor mulai diverifikasi oleh tim relawan Bogorku Bersih 2025.

Tim relawan Bogorku Bersih 2025 menyebar ke semua RT untuk melakukan penilaian dan sosialisasi langsung ke lokasi peserta.

Salah satu relawan Bogorku Bersih 2025, Mohammad Kahfi Baehaqi mengatakan verifikasi tidak hanya sebagai bentuk penilaian teknis, tetapi juga untuk melihat sejauh mana kesiapan warga dalam mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan.

“Kegiatan di lapangan tidak hanya sosialisasi, tapi juga penilaian. Misalnya kita melihat biopori, pengolahan sampah, hingga kreativitas warga dalam memanfaatkan limbah,” ujarnya kepada Radar Bogor, Senin (26/5/2025).

Beberapa wilayah yang telah dia dikunjungi di antaranya Rancamaya, Cimahpar, Ciparigi, Tanah Baru, dan Tanah Sareal.

Dia sendiri melakukan verifikasi ke 18 RT, sekitar 60 persen dinilai sudah siap mengikuti lomba.

“Mereka sudah punya fasilitas seperti lubang biopori, vertical garden, komposter, bahkan ada yang mengolah sampah jadi kerajinan. Kemandirian dan partisipasi warganya juga terlihat,” ungkap Kahfi.

Kategori yang Kahfi nilai meliputi pemukiman tepi sungai, pemukiman swadaya, dan pemukiman teratur.

Indikator penilaiannya mencakup sanitasi, 3R (reduce, reuse, recycle), pemanfaatan ruang, inovasi warga, dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Meski begitu, tidak semua peserta dalam kondisi siap. Beberapa RT mengundurkan diri karena merasa belum mampu memenuhi indikator.

“Ada yang baru pertama ikut dan merasa belum siap, jadi memutuskan mundur. Tapi banyak juga yang semangat dan bahkan sudah pernah ikut sebelumnya, seperti di wilayah Empang yang pernah juara di 2023,” tambahnya.

Namun terdapat juga wilayah yang menonjol dan cukup siap ikut lomba. Masyarakatnya dinilai aktif dan sudah memiliki sistem pengelolaan lingkungan yang berjalan.

“Sudah ada pengolahan sampah, sanitasi tertata, dan mereka juga bikin kerajinan dari limbah seperti tempat tisu dari marbel,” tutur Kahfi.

Tahap verifikasi ini akan dilanjutkan dengan proses penyaringan untuk masuk ke tahap selanjutnya.

Relawan Bogorku Bersih 2025 berharap, semangat warga dan inovasi lokal dapat terus berkembang, bukan hanya untuk lomba, tapi sebagai budaya kebersihan yang berkelanjutan di Kota Bogor. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #bogorku bersih #kebersihan lingkungan