Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Audensi dengan Para Guru Besar IPB University, Pemkot Bogor Siap Bekerjasama dan Berkolaborasi

Yosep Awaludin • Selasa, 27 Mei 2025 | 14:10 WIB
Wali Kota Bogor Dedie Rachim bersama jajarannya saat audensi dengan para guru besar IPB University di Ruang Rapat Punta Balaikota Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim bersama jajarannya saat audensi dengan para guru besar IPB University di Ruang Rapat Punta Balaikota Bogor.

RADAR BOGOR - Wali Kota Bogor Dedie Rachim, didampingi SKPD, mengadakan audiensi dengan sejumlah guru besar, dekan, dan dosen dari IPB University.

Dedie Rachim dan timnya menyambut hangat kedatangan para guru besar IPB University di Ruang Rapat Punta Balaikota Bogor.

Di antara guru besar yang hadir adalah Prof Dr Sofjan Sjaf, Dekan FEMA IPB University. M. Badar, S.Sos, MSi peneliti DDP İPB. Prof Dr Amiruddin Saleh, MS, Kepala P2SDM İPB.

Kemudian Dr. Johan Wetjik MSi, peneliti P2SDM İPB. Drs. Dadang İrfan, MSi peneliti P2SDM İPB. Dr Yulina Eva Riani, M.Ed, Kepala Pusat Gender dan Anak IPB.

Dr Hudi Santoso, MP, Ketua Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB. Dr. Willy Bachtiar, M.Ikom, Dosen Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB.

Dr. Abung Supama Wijqya, MSi, Dosen Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB, dan Dr David Rizar Nugroho, MSi, Dosen Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB.

Sistem pelayanan berbasis teknologi yang dibutuhkan pemerintah saat ini, serta berbagai program dan inovasi yang berhubungan langsung dengan masyarakat, menjadi topik pertemuan.

Program digitalisasi data kelurahan melalui DDP adalah salah satu dari berbagai inovasi dan program IPB University yang akan dikerjasamakan dalam pertemuan tersebut.

Program ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, program akademi kreatif konten, dan program digital marketing.

Mahasiswa terlibat dalam Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan melalui Program CIRCLE (Keterlibatan Komunitas untuk Pemberdayaan Kelurahan dan Terinspirasi Komunitas).

Terakhir, program pengembangan kapasitas SDM untuk BUMD, ASN, UMKM, dan pengembangan masyarakat di Kota Bogor.

Menurut Prof Dr. Sofjan Sjaf, Dekan FEMA IPB, Pemkot Bogor memiliki banyak ide baru untuk digunakan dalam hal layanan publik dan kebutuhan dasar masyarakat.

Data besar, yang mencakup data kemasyarakatan, kewilayahan, dan lain-lain, adalah bagian dari sistem yang sedang dibangun.

Semuanya terhubung ke satu sistem, yang memungkinkan Anda mengetahui kondisi masyarakat secara pribadi melalui nama dan alamat.

"Dan segala sesuatu yang kemudian akan dilakukan, seperti kemiskinan, kita tahu siapa yang miskin, di mana mereka berada, siapa yang berhak mendapatkan bantuan sekolah, dan lainnya, semua itu diketahui," jelasnya.

"Termasuk pajak nanti ketahuan siapa yang kemudian harus membayar pajak sesuai dengan apa yang dimilikinya, barang mewah dan sebagainya, termasuk kesehatan," tambahnya.

Data pribadi dan keluarga termasuk dalam kategori data besar. Semua orang di Kota Bogor akan tahu di mana mereka bekerja, apakah mereka sakit, apakah mereka menerima bantuan pemerintah, tingkat pendidikan mereka, kondisi keluarga mereka, dan lain-lain

Ia berharap bahwa Wali Kota Bogor sangat memperhatikan inovasi, dan mereka yakin bahwa inovasi adalah bagian penting dari kemajuan daerah.

"Jadi kita punya walikota yang berinovasi, inovasi sudah ada di kami, dan kita hanya perlu bekerja sama. Kota Bogor akan berkembang di masa depan dan semua masalah akan diselesaikan," tuturnya.

Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyambut baik dan mengapresiasi berbagai inovasi yang ditawarkan oleh IPB University.

"Pemkot Bogor akan bekerja sama dengan IPB University untuk memperkuat kolaborasi kami. Ini adalah peluang yang sangat baik. Setelah itu, para SKPD akan melanjutkan program inovasi itu," tuturnya. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Dedie Rachim #guru besar #ipb university