RADAR BOGOR - Lomba UP2K PKK, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Pembinaan Kesejahteraan Keluarga, kembali digelar Pemkot Bogor pada Rabu (28/5/2025).
Dalam Lomba UP2K PKK tersebut, enam Tim Penggerak (TP) PKK di Kota Bogor berlomba memasarkan produk-produk UMKM unggulannya dengan cara unik dan menarik.
Mulai dari bernyanyi dan menari, serta menghias stand produk UMKM dalam Lomba UP2K PKK dengan tampilan unik dan nyentrik.
Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim menjelaskan lomba UP2K PKK ini merupakan kompetisi dalam mempromosikan dan meningkatkan usaha peningkatan pendapatan keluarga para kader PKK kecamatan se-Kota Bogor
"Salah satu masalah UP2K PKK adalah pemasaran produk. Untuk mengatasi masalah itu kami mrnggelar lomba ini sebagai solusi strategis pemasaran produk UMKM," jelasnya.
Lomba UP2K PKK ini bertujuan membantu anggota PKK memperluas jaringan pemasaran dan mempromosikan produk mereka ke pasar yang lebih luas.
Dalam lomba ini para peserta diberikan kesempatan memamerkan produk unggulan, meningkatkan visibilitas usahanya, dan bertukar ide dan pengalaman dengan peserta lain.
Lomba ini diharapkan bisa mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan dan menguatkan kemandirian ekonomi keluarga.
"Diharapkan kendala pemasaran yabg sering dihadapi bisa diatas secara efektif dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat," terang Yantie.
Dalam lomba ini setiap stand akan dinilai dengan sejumlah kriteria. Di antaranya dari sisi penjualan, stand, presentasi yang disampaikan, kelengkapan produk, hingga media sosial.
Pemenang dalam lomba UP2K PKK ini akan mendapat hadiah senilai jutaan rupiah. Juara satu mendapatkan hadiah Rp10 juta, juara dua mendapat Rp7,5 juta, kemudian juara tiga mendapag hadiah Rp5 juta.
Sementara itu juara harapan satu diganjar hadiah Rp4 juta. Lalu juara harapan dua mendapat hadiah Rp3 juta dan juara harapan tiga mendapat hadiah Rp2 juta.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim berpesan kepada para kader untuk tidak gengsi dalam berusaha.
Ia mendorong agar mereka percaya diri dan konsisten. "Kalau konsisten dan tidak gengsi, persoalan apapun pasti sukses dan berhasil," ujarnya. (fat)
Editor : Yosep Awaludin