RADAR BOGOR – Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) akan segera memulai revitalisasi Pasar Baru Bogor. Direktur Utama Perumda PPJ, Jenal Abidin, mengimbau seluruh pedagang untuk menghentikan aktivitas jual beli paling lambat pada 6 Juni 2025.
“Baru kemarin kita tegaskan, semua pedagang Pasar Bogor agar bersiap pindah ke Pasar Jambu Dua dan Sukasari. Ini dalam rangka relokasi dan sejalan dengan program Pemkot Bogor,” kata Jenal, Kamis (29/5/2025).
Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sekitar kawasan pasar, seperti di Jalan Bata dan Jalan Roda, akan dilakukan pada 6 hingga 11 Juni 2025. Selain itu, akses pintu masuk dan keluar pasar akan ditutup serta aliran listrik sarana umum diputus pada 7 Juni. Selanjutnya, proses pemagaran pasar dijadwalkan pada 11 Juni 2025.
Sejauh ini, tercatat sudah 157 pedagang melakukan pemesanan tempat di Pasar Jambu Dua dan sekitar 100 pedagang lainnya di Pasar Sukasari. Jenal menyebut mayoritas pedagang sudah mulai mengikuti arahan relokasi, meskipun masih ada sebagian kecil yang menolak.
“Ada oknum yang menolak, kami biarkan saja, itu hak dia tapi sebagian besar pedagang sudah booking ke dua pasar tadi, bismillah kami jalankan,” ujarnya.
Jenal menjelaskan, pengosongan pasar merupakan tahap awal dari program revitalisasi. Meskipun belum disebutkan tanggal pasti dimulainya pembangunan, pihaknya tengah mematangkan rencana tersebut.
“Pasar sudah kumuh, harus revitalisasi,” tegasnya.
Revitalisasi Pasar Baru Bogor menjadi bagian dari upaya jangka panjang pemerintah untuk menata kembali pasar tradisional. Hal ini agar pasar lebih nyaman, bersih, dan tertata modern.(uma)
Editor : Eka Rahmawati