RADAR BOGOR - Cuaca panas terus terjadi di Tanah Suci, Mekkah, Arab Saudi, jelang puncak ibadah Haji 1446 Hijriyah.
Kondisi cuaca panas ini pun disinyalir menjadi tantangan yang dirasakan para jemaah calon haji terutama dari Kota dan Kabupaten Bogor.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Bogor, Muslimin mengatakan suhu di Tanah Suci Mekkah hingga saat ini sudah berkirsar di angka 45-50 derajat celcius.
Dia menyebut kondisi ini membuat jemaah asal Bogor perlu menyesuaikan diri.
“Cuaca di sini (Mekkah) memang sangat berbeda, sehingga masyarakat perlu waktu untuk menyesuaikan diri. Kami pun mengimbau mereka untuk tidak banyak melakukan aktivitas di luar ruangan,” ujarnya kepada Radar Bogor, Minggu (1/6/2025).
Hingga saat ini seluruh jemaah calon haji dari Kota dan Kabupaten Bogor sudah tiba di Mekkah. Mereka sudah melaksanakan rangkaian umrah wajib.
Para jemaah calon haji yang sehat juga rutin melaksanakan lima salat wajib di Masjidil Haram. Sementara bagi jemaah calon haji yang sakit hanya melaksanakan salat di Masjid Hotel.
Muslimin membeberkan saat ini kebanyakan jemaah calon haji asal Bogor dalam kondisi sehat. Hanya ada beberapa calon jemaah haji yang sakit.
“Ada beberapa yang sakit. Salah satunya di rombongan kloter saya ada yang kakinya bermasalah sehingga tidak bisa jalan. Bagi yang sakit nanti akan disafari wukuf kan,” jelas Muslimin.
Ia mengatakan tahapan ibadah haji yang akan selanjutnya dilakukan yakni wukuf di Arafah.
Para jemaah calon haji akan diberakngkatkan oleh syarikahnya masing-masing ke Arafah pada tanggal Rabu, 4 Juni 2025. Selanjutnya mereka akan menjalankan wukuf pada tanggal 5 Juni 2025.
“Terkait tenda untuk Arafah, Muzdalifah, dan Mina kondisinya sudah siap sarana prasarananya. Tadi kami sudah survei hasilnya sudah baik dan cukup memadai. Kebutuhan dan transportasi para jemaah akan disiapkan oleh syarikahnya masing-masing,” terang Muslimin.(fat)
Editor : Alpin.